Komitmen organisasional sebagai variabel pemediasi pada hubungan kepuasan kerja dengan kinerja: pendekatan model tiga komponen
Purnomo, Ratno (Adv.: Drs. Gugup Kismono, MBA), Drs. Gugup Kismono, MBA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemediasi ketiga komponen komitmen organisasional (komitmen afaktif, komitmen kontinuan, dan komitmen normatif) pada hubungan kepuasan kerja dengan kinerja (job performance). Disamping itu, penelitian ini juga menguji pengaruh kepuasan kerja terhadap ketiga komponen komitmen organisasional, pengaruh komitmen organisasional terhadap kinerja dan pengaruh langsung kepuasan kerja terhadap kinerja.
Responden penelitian ini berjumlah 151 orang perawat yang bekerja pada rumah sakit swasta PKU Muhammadiyah di Y ogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survey dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Seluruh hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan alat uji hierarchical regression analysis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga komponen komitmen organisasional tidak memediasi hubungan kepuasan kerja dengan kinerja. selain itu, hasil uji hipotesis juga menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen afektif, komitmen kontinuan, dan komitmen normatif. Disamping itu, ketiga komponen komitmen organisasional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja sedangkan kepuasan kerja berpengaruh signfikan terhadap kinerja.
This study examined the mediating effects of organizational commitment (i.e. affective commitment, continuance commitment, and normative commitment) on the relationship between job satisfaction and job performance. This study also examined the effects of job satisfaction on organizational commitment, the effects of organizational commitment on job performance and the directly effects of job satisfaction on job performance.
Respondents were nurses of private hospital located in Yogyakarta (N = 151). Result of the hierarchical regression analysis showed that organizational commitment had no mediating effect on the relationship between job satisfaction and job performance. Besides that, job satisfaction had an effect to affective commitment, continuance commitment, and normative commitment. Organizational commitment had no effect to job performance and job satisfaction had a directly effect to job performance. Implications for future research and practice are discussed.
Kata Kunci : job satisfaction, organiza,t~onal commitment, affective commitment, continuance commitment, normative commitment, job performance, kepuasan kerja, komitmen organisasional, komitmen afektif, komitmen kontinuan, kpmitmen normatif, kinerja