Laporkan Masalah

Analisis Optimalisasi Portofolio Kredit Usaha Kecil dan Mikro

PURNOMO, INDARTO (Adv.: Erni Ekawati, Dr. M. B. A), Erni Ekawati, Dr. M. B. A

2015 | Tesis | S2 Magister Management

Studi kasus ini bertujuan menganalisis ekspansi produk kredit kecil dan mikro yang memberikan kontribusi pendapatan paling optimal di BNI Sentra Kredit Kecil (SKC) Jakarta Kota dengan mempertimbangkan risiko kredit macet yang mungkin timbul menyertai terealisasinya kredit serta sensitivitas keputusan ekspansi portofolio kredit terhadap perubahan tingkat suku bunga kredit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Linear Programming sebagai salah satu alat pengambilan keputusan untuk mengoptimumkan pendapatan. Metode untuk menganalisa kualitas kredit adalah dengan menganalisis data historical atas seluruh portofolio kredit yang ada di BNI SKC Jakarta Kota selama periode tahun 2009 sampai Maret 2012. Hasil perhitungan Linear Programming dan analisis data historical kolektibilitas produk-produk kredit di BNI SKC Jakarta Kota mengenai produk kredit dengan kolektibilitas terbaik adalah Kredit Kepada Lembaga Keuangan (KKLK). Produk kredit BWU, KKLK dan KUR dari hasil perhitungan Linear Programming merupakan produk kredit yang memberikan kontribusi pendapatan paling optimal, dan dari hasil analisis data kolektibilitas produk KKLK nilai NPL-nya 0%, BWU nilai NPL-nya 3,71%, KUR nilai NPL-nya 7,81%. Berdasarkan data historical tersebut maka produk KUR paling berisiko macet daripada produk KKLK dan BWU sehingga pemasaran produk KUR harus lebih hati-hati. Sensitivitas BWU dan KUR perlu mendapatkan perhatian karena nilai batas perubahan yang diperbolehkan cukup kecil hanya 0,57%, sehingga sensitif terhadap perubahan suku bunga kredit. Melihat trend suku bunga kredit mikro dan kecil di BNI dari tahun 2010-2012, maka diperkirakan suku bunga di tahun 2013 masih stabil, sehingga sensitivitas perubahan suku bunga pada produk KUR dan BWU masih dapat diantisipasi dan hasil penelitian ini dapat diimplementasikan di BNI SKC Jakarta Kota.

This paper aims to analyze expansion of small and micro credit products that contribute to the optimal revenue in the BNI Sentra Kredit Kecil (SKC) Jakarta Kota to consider bad credit risk that may arise accompany the realization of credit dan loan portfolio expansion decision sensitivity to changes in interest rate. The Methods used in this study is a Linear Programming as a tool of decision making to optimize revenue. The methods for analyzing the credit quality is to analyze the data for all historical loan portfolio is in BNI SKC Jakarta Kota during the period from 2009 to March 2012. The calculation of Linear Programming and historical data analysis collectibility of loan products at BNI SKC Jakarta Kota regarding the collectibility of loan product is best Kredit Kepada Lembaga Keuangan (KKLK). Credit products BWU, KKLK and KUR of the calculation Linear Programming is a loan product that contributes to the optimal revenue, and from data analysis product collectibility KKLK has NPL value 0%, BWU has NPL value 3,71%, KUR has NPL value 7,81%. Based on historical data that KUR credit product riskier than KKLK and BWU so that the marketing of the product KUR have to be more carefully. Sensitivity BWU and KUR need to get attention because the value of the limit permitted changes is quite small only 0,57%, making it sensitive to changes in lending rates. See the trend rate of micro and small loans in BNI in 2010-2012, the estimated rate in 2013 was still stable, so the sensitivity of changes in interest rates on the product KUR dan BWU can still be anticipated and the results of this research can be implemented in BNI SKC Jakarta Kota.

Kata Kunci : pendapatan optimal, kolektibilitas, ekspansi, sensitivitas suku bunga, optimal revenue, collectibility, expansion, interest rate sensitivity.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.