Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Faktor Keuangan Dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan Terhadap Opini Auditor dengan Penjelasan tentang Going Concern

PROVITASARI, RETIANA (Adv.: Wiwin Rahmanti, S.E., M.Com.), Wiwin Rahmanti, S.E., M.Com.

2014 | Skripsi | S1 Accounting

Penelitian ini merupakan sebuah studi empiris mengenai salah satu permasalahan di bidang Pengauditan yaitu kemungkinan perusahaan menerima opini auditor dengan penjelasan tentang going concern. Berbagai penelitian terdahulu menyatakan bahwa pelaporan mengenai kelangsungan usaha merupakan salah satu tanggung jawab yang paling sulit dan penuh ambiguitas. Kesulitan dan ambiguitas ini dapat menjadikan auditor rentan terhadap tekanan dari manajemen. SAS 59 mengarahkan auditor untuk mempertimbangkan tidak hanya informasi keuangan, namun juga rencana manajemen dan kemampuannya dalam mengurangi dampak dari periode kesulitan keuangan. Tata kelola perusahaan dapat merefleksikan atribut pengendalian, pengawasan, dan dukungan terhadap rencana dan tindakan manajemen untuk mengatasi kesulitan tersebut.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor keuangan dan mekanisme tata kelola perusahaan terhadap kemungkinan perusahaan menerima opini auditor dengan penjelasan tentang going concern. Faktor keuangan terdiri dari rasio likuditas, profitabilitas, dan leverage. Sementara faktor tata kelola perusahaan diukur dengan afiliasi komite audit, efektvitas komite audit, dan kepemilikan blockholder.

Penelitian ini menggunakan 21 sampel perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan, ditandai dengan penurunan aliran kas operasi dari positif menjadi negatif dan dalam status kegagalan utang. Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa likuiditas, efektivitas komite audit, dan kepemilikan blockholder berpengaruh terhadap kemungkinan perusahaan mendapatkan opini auditor dengan penjelasan tentang going concern pada tingkat signifikansi 5%.

This research is an empirical study over one of the problematic issue in Auditing, that is companyÂ’s likelihood of receiving auditorÂ’s opinion with explanatory paragraph about going concern. Prior research suggests that the going concern reporting decision is one of the most difficult and ambiguous task. This difficulty and ambiguity may render the auditor susceptible to management pressure. SAS 59 directs auditor to consider not only financial information, but also the nature of managementÂ’s plans and ability to mitigate periods of financial distress successfully. Corporate governance factors reflect attributes of control, oversight, and support of managementÂ’s plans and actions intended to overcome financial distress.

The purpose of this study is to discover the influence of financial factors and corporate governance mechanism over companyÂ’s likelihood of receiving opinion with explanatory paragraph about going concern. Financial factors consist of ratios such as liquidity, profitability, and leverage. Corporate governance is measured by audit committee affiliation, audit committee effectiveness, and blockholder ownership.

This study uses 21 samples of financial distressed companies, which experienced a decrease in cash flow from continuing operation from positive to negative and in the debt default status. Logistic regression result shows that liquidity, audit committee effectiveness, and blockholder ownership affect companyÂ’s likelihood of receiving opinion with explanatory paragraph about going concern at level of significance 5%.

Kata Kunci : AuditorÂ’s opinion with explanatory paragraph about going concern, liquidity, profitability, leverage, audit committee affiliation, audit committee effectiveness, blockholder ownership, Opini auditor, likuiditas, profitabilitas, afiliasi komite audit, efe


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.