Laporkan Masalah

ANALYSIS OF SUPPLY CHAIN PERFORMANCE: A CASE STUDY ON MITRA KERINCI

Primandito, Arividya Maharsi (Adv.:Boyke R. Purnomo, S.E., M.M.), Boyke R. Purnomo, S.E., M.M.

2013 | Skripsi | S1 Management

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja rantai pasokan dan menemukan rintangan di Mitra Kerinci yang mencegah perusahaan untuk mencapai keuntungan yang positif. Mengukur kinerja adalah penting untuk memahami posisi perusahaan saat ini, untuk membuat kriteria keputusan yang akan digunakan sebagai dasar perbaikan perusahaan.

Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan secara kualitatif, dengan observasi partisipan dan wawancara. Data sekunder seperti laporan keuangan dan berita juga ditambahkan untuk memperkuat analisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SCOR (Supply Chain Operations Reference) yang dikembangkan oleh Supply Chain Council dan Rasio Keuangan (Inventory Turnover, Profit Margin, dan Total Aset Turnover). Rasio keuangan yang ditambahkan ke analisis penelitian ini untuk memberikan perspektif yang berbeda dari analisis. Analisis ini didasarkan pada data historis.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Mitra Kerinci memiliki kinerja negatif pada penggunaan rantai pasokan aset. Berdasarkan Metrik Tingkat 1 SCOR, pada tahun 2011 Mitra Kerinci menunjukkan: (i) Perfect Order Fulfillment sebesar 92.6%, (ii) Order Fulfillment Cycle Time sebesar 29.38 hari, (iii) Perbandingan dari Supply Chain Management Cost dan Cost of Goods Sold sebesar 83.88 %, (iv) Cash-to-cash cycle time sebesar 57,1 hari, (v) Return on working capital sebesar -3.46, dan (vi) Return on supply chain fixed assets sebesar -0.96. Berdasarkan rasio keuangan, pada tahun 2011 Mitra Kerinci menunjukkan: (i) Profit margin sebesar 1.43, (ii) Inventory turnover sebesar 6.73, dan (iii) Total assets turnover sebesar 0,553. Hutang kepada perusahaan induk dan sistem tenaga kerja kontrak merupakan penyebab utama dari kinerja negatif pada Mitra Kerinci.

This researchÂ’s objective is to measure supply chain performance and find obstacles on Mitra Kerinci that prevent the company to reach positive gain. Measuring performance is important to understand the current position of the company, to create a decision criterion that will be used as an basis of improvement of the company.

This researchÂ’s is a case study done in qualitative manner, by participant observation and interview. Secondary data such as financial report and news also added to strengthen the analysis. The methods used in this research are SCOR (Supply Chain Operations Reference) developed by Supply Chain Council and Financial Ratio (Inventory Turnover, Profit Margin, and Total Assets Turnover). Financial ratio added to this researchÂ’s analysis to give different perspective of analysis. The analysis was based on historical data.

The researchÂ’s result shows that Mitra Kerinci has negative performance on its supply chain assets utilization. Based on SCOR Level 1 Performance Metrics, on 2011 Mitra Kerinci shows: (i) Perfect order fulfillment of 92.6%, (ii) Order fulfillment cycle time of 29.38 days, (iii) Supply Chain Management Costs and Cost of Goods Sold comparison of 83.88%, (iv) Cash-to-cash cycle time of 57.1 days, (v) Return on working capital of -3.46, and (vi) Return on supply chain fixed assets of -0.96.Based on financial ratio, on 2011 Mitra Kerinci shows: (i) Profit margin of 1.43, (ii) Inventory turnover of 6.73, and (iii) Total assets turnover of 0.553. Debt to holding company and contractual labor system are the main cause of negative performance on Mitra Kerinci.

Kata Kunci : Pengukuran kinerja, rantai pasokan, SCOR, Mitra Kerinci, Performance Measurement, Supply Chain, SCOR, Mitra Kerinci


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.