Laporkan Masalah

PENGUKURAN KINERJA DENGAN KONSEP BALANCED SCORECARD DI SUATU PERGURUAN TINGGI (Studi Kasus Pada Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta)

PRIANTO, SUGENG (Drs. Rusdi Akbar, MBA.), Drs. Rusdi Akbar, MBA.

2001 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Sejalan dengan perubahan era industri menjadi era informasi yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan dunia pendidikan di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini berdampak bagi perguruan tinggi guna segera menyesuaikan din dan menghadapi pesaing-pesaing yang segera timbul. Sejalan dengan itu, perguruan tinggi juga dituntut untuk berusaha merumuskan dan menyempurnakan strategi dan bisnis mereka sehingga diperlukan usaha untuk mengukur dan menilai kinerja suatu perguruan tinggi.



Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi organisasi bisnis. Manfaat pengukuran kinerja tersebut antara lain dapat dipergunakan untuk menilai keberhasilan organisasi bisnis dan dapat dipergunakan sebagai dasar penyusunan sistem imbalan dari suatu organisasi. Sistem pengukuran kinerja yang ada sekarang ini adalah sistem pengukuran tradisional yang hanya mengukur kinerja berdasarkan aspek keuangan. Kinerja



keuangan memiliki kelemahan antara lain tidak mampu menjelaskan secara mendalam mengenai masa lalu dan tidak mampu sepenuhnya menuntun perguruan tinggi ke arah yang lebih baik dan masih banyak kelemahan-kelemahan lainnya.



Di tengah sistem pengukuran tradisional yang memiliki beberapa kelemahan, Balanced Scorecard merupakan solusi yang menarik dalam mengukur kinerja suatu perguruan tinggi. Konsep Balanced Scorecard diperkenalkan oleh



seorang guru besar Akuntansi di Harvard Business yaitu Robert S. Kaplan. Balanced Scorecard memiliki keistimewaan antara lain dalam luas pengukuran yang komprehensif dikarenakan selain mempertimbangkan kinerja-kinerja



finansial tetapi juga mempertimbangkan kinerja-kinerja non finansial serta aspek yang berasal dari dalam maupun dari luar. Pada penelitian ini penulis bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengukuran kinerja dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard di suatu perguruan tinggi terutama di Akademi Akuntansi YKPN. Akademi Akuntansi YKPN adalah salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta dengan status disamakan dan berlokasi di IL. Gagak Rimang No. 2-4, Balapan, Yogyakarta serta



menyelenggarakan program studi Akuntansi yang berjenjang Diploma (D3). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan pihak



manajemen dan observasi serta kepustakaan. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif untuk menganalisis data-data yang diperoleh berdasarkan keempat perspektif yang ada dalam konsep Balanced Scorecard.



Berdasarkan analisis yang dilakukan secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa apabila ditinjau dengan konsep Balanced Scorecard kinerja Akademi Akuntansi YKPN dalam lima tahun terakhir baik, jika mengacu pada beberapa



standar pada masing-masing indikator yang ada namun cenderung mengalami penurunan pada setiap perspektif walaupun ada beberapa keberhasilan dalam hal pemberdayaan karyawan dan tingkat pangsa pasar yang diperoleh. Hal ini



disebabkan Akademi Akuntansi YKPN belum menerapkan secara seimbang keempat perspektif dari konsep Balanced Scorecard dalam penilaian kinerjanya

Kata Kunci : kinerja, balanced, scorecard, Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.