Laporkan Masalah

DAMPAK ALIRAN KAS BEBAS TERHADAP BIAYA KEAGENAN, KINERJA, NILAI, DAN PENGEMBALIAN SAHAM: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA TAHUN 2006-2011

Prayitno, Shinta Marshalita (Adv.: Sumiyana, Dr., M.Si., Drs., Ak.), Sumiyana, Dr., M.Si., Drs., Ak.

2013 | Skripsi | S1 Accounting

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana aliran kas bebas berpengaruh terhadap biaya keagenan, kinerja perusahaan, nilai, dan pengembalian saham perusahaan. Secara spesifik penelitian ini menjelaskan tentang dampak dari aliran kas bebas terhadap biaya keagenan dan kinerja perusahaan yang berdasarkan dari data empiris dari perusahaan-perusahaan yang telah terdaftar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan variabel standar untuk mengukur aliran kas bebas. Lalu, terdapat empat proksi untuk mengukur biaya keagenan, dan dua proksi untuk mengukur kinerja perusahaan. Di dalam penelitian ditemukan bahwa aliran kas bebas memiliki dampak positif terhadap biaya keagenan dengan 2 efek yang bertentangan. Disatu sisi, arus kas bebas dapat dikenakan biaya agensi karena adanya konsumsi prasyarat dan perilaku kelalaian, dan di sisi lain, generasi aliran kas bebas, yang dihasilkan dari efisiensi operasi internal, dapat menyebabkan kinerja perusahaan yang lebih baik. Dalam contras, penelitian ini menemukan bahwa Free Cash Flow memiliki hubungan positif dengan kinerja perusahaan. Itu artinya, manajer di Indonesia memiliki tingkat konservatisme yang tinggi untuk menggunakan arus kas bebas yang dimiliki perusahaan.

This paper investigates how free cash flow influence agency cost, firm performance, firm value, and stock return. Specifically this research explores the impact of free cash flow on agency cost and firm performance based on empirical data from Indonesia publicly-listed company. This research uses the variable of standard free cash flow to measure FCF. Then, there are four proxy to measure agency cost, and two proxies to measure firm performance. It is found that FCF has a positive significant impact on agency cost with two contrary effects. On one hand, free cash flow could incur agency cost due to perquisite consumption and shirking behavior, and on the other hand, the generation of free cash flow, resulting from internal operating efficiency, could lead to better firm performance. In contras, this research found that Free Cash Flow has a positive relation with firm performance. That it means, our managers have a high level of conservatism to use free cash flow.

Kata Kunci : free cash flow, agency cost, firm performance, aliran kas bebas, biaya keagenan, kinerja perusahaan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.