Laporkan Masalah

WILLINGNESS TO PAY MASYARAKAT DALAM MENGATASI POLUSI UDARA DENGAN PENANAMAN VEGETASI DI KOTA YOGYAKARTA

PRATIWI, SULISTYA RINI , Prof. Dr. Irham, M.Sc

2010 | Tesis | S2 Economics

Salah satu upaya untuk mereduksi polusi udara adalah dengan cara vegetasi, yaitu pembuatan jalur hijau (Green Belt). Penambahan jalur hijau dapat dilakukan dengan penanaman pohon perindang dan penyerap polutan di sepanjang jalan yang bermanfaat menurunkan kandungan polutan dalam udara kota.

Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui seberapa besar peran aktif masyarakat dalam mereduksi polusi udara, 2) mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi WTP masyarakat dalam mereduksi polusi udara, 3) menganalisis kebijakan pemerintah Kota Yogyakarta dalam peran sertanya mereduksi polusi udara.

Metode analisis data yang digunakan dalam penghitungan kesediaan masyarakat untuk membayar penanaman vegetasi penyerap polutan adalah Metode Willingness to Pay (WTP). Kepadatan penduduk dan banyaknya penggunaan kendaraan bermotor di jalan raya merupakan salah satu faktor penyebab polusi udara, Lokasi yang tepat untuk penanaman pohon penyerap polutan di wilayah Kota Yogyakarta yaitu di pekarangan rumah penduduk yang berada di pinggir jalan pada daerah yang kandungan timbalnya mendekati atau melebihi Nilai Ambang Batas (NAB). Luas pekarangan yang diambil 2x2 m2 untuk penanaman satu pohon, sedangkan penentuan harga penanaman pohon oleh pembibit yaitu sebesar Rp. 10.500,00 dengan ukuran 1-1,5m dan berumur 3 bulan.

Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat bersedia untuk membayar (WTP) sebesar Rp. 12.505,00. Harga baru yang diperoleh melalui WTP ternyata lebih besar dari harga yang ditetapkan saat ini. Hal ini membuktikan bahwa minat masyarakat untuk berperan aktif dalam mereduksi polusi udara sangat besar. Terdapat tiga variabel yang secara signifikan mempengaruhi WTP responden, yaitu biaya pembelian, biaya perawatan dan luas pekarangan. Sedangkan dari hasil analisis SWOT, pemerintah harus segera melengkapi berbagai peraturan yang terkait dengan upaya pengendalian pencemaran udara.

Hasil penelitian ini diharapkan akan memperkaya wacana bagi berbagai valuasi ekonomi (economic valuation) dampak lingkungan untuk bidang-bidang yang lain seperti, dampak kualitas air, kepariwisataan, konservasi sumber daya alam, sektor transportasi publik, dan lain sebagainya. Dan sebagai masukan bagi pemerintah dalam menetapkan dan merealisasikan kebijakan tentang pencemaran udara.

Kata Kunci : WTP, CVM, Polutan, Vegetasi.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.