Laporkan Masalah

Pengaruh Kualitas Laba Terhadap Tingkat Asimetri Informasi(Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia)

PRATAMA, YANUAR ADI (Pembimbing: Supriyadi, Dr., M.Sc.), Supriyadi, Dr., M.Sc.

2011 | Skripsi | S1 Accounting

Tujuan penelitian ini adalah memberikan bukti empiris terkait pengaruh kualitas laba terhadap tingkat asimetri informasi pada periode pengumuman laba. Kualitas laba diukur menggunakan model tingkat kesalahan estimasi akrual sebagaimana dikembangkan oleh Dichev dan Dechow (2002). Sedangkan tingkat asimetri informasi diukur menggunakan rentang bid-ask relatif sebagaimana digunakan oleh Komalasari and Baridwan (2001).

Penelitian ini menggunakan 270 sampel tahun-perusahaan dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode observasi dari tahun 2005 sampai 2009. Penelitian ini meneliti hubungan antara kualitas laba dengan tingkat asimetri informasi dengan menggunakan variabel karekteristik perusahaan yang relevan seperti kapitalisasi pasar, harga saham, volume perdagangan saham, dan volatilitas return saham.

Penelitian ini menemukan bahwa kualitas laba memiliki pengaruh positif terhadap tingkat asimetri informasi. Hal ini berarti bahwa perusahaan dengan kualitas laba yang lebih baik memiliki tingkat asimetri informasi yang rendah. Hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan di NYSE dan NASDAQ oleh Bhattacharya et al (2009). Lebih lanjut, penelitian ini juga menemukan bahwa hanya komponen diskret dari kualitas laba yang memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap tingkat asimetri informasi.

Sebagai tambahan, penelitian ini menunjukan bahwa kapitalisasi pasar dan volume perdagangan saham memiliki pengaruh negatif terhadap tingkat asimetri informasi sedangkan volatilitas retur saham memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap asimetri informasi.

The purpose of this research is to provide empirical evidence concerning the effect of earnings quality on the degree of information asymmetry in the period of earnings announcement. Earnings quality is measured using degree of accrual estimation error as developed by Dichev and Dechow (2002). As the degree of information asymmetry is measured using relative bid-ask spread as used by Komalasari and Baridwan (2001).

This research uses 270 firm-years sample from manufacturing company listed in Indonesian Capital Market with observation period from 2005-2009. This research investigate the relation between earnings quality and information asymmetry after controlling for relevant firm characteristics such as market capitalization, share price, trading volume and stock return volatility.

This research finds that earnings quality has positive effect on degree of information asymmetry. It means that company with better earnings quality have low degree of information asymmetry. This result is consistent with prior research by Bhattacharya et al (2009). Further, this research also finds that only discretionary component of earnings quality have significant positive effect on the degree of information asymmetry.

In addition, this research shows that market capitalization and trading volume has significant negative effect on the degree of information asymmetry as stock return volatility has significant positive effect on the degree information asymmetry.

Kata Kunci : earnings quality, degree of information asymmetry, bid-ask spread, discretionary component of earnings quality. innate component of earnings quality, kualitas laba, tingkat asimetri informasi, bid-ask spread, komponen diskret kualitas laba, komponen bawaa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.