Evaluasi Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Grobogan Berdasarkan Analisis Rasio Keuangan
PRATAMA, SENO SASMITOAJI WAHYU (Pembimbing: Irfan Nursasmito, Drs., M.Si., Ak.), Irfan Nursasmito, Drs., M.Si., Ak.
Laporan Keuangan Sektor Publik khususnya Pemerintah Kabupaten merupakan alat pertanggungjawaban kinerja yang wajib dipahami oleh masyarakat wilayah Kabupaten tersebut. Untuk mengetahui bagaimana APBD digunakan Pemerintah Kabupaten dengan ekonomis, efektif, dan efisien yaitu dengan membaca Laporan Keuangan. Namun sayangnya masih banyak masyarakat yang belum bisa memahami dan mengintepretasikan Laporan Keuangan tersebut dengan baik dan hanya menganggap penyajian Laporan Keuangan Pemkab hanya sebatas formalitas pelaksanaan peraturan perundangan. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian terdahulu yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan Pemkab demi membantu masyarakat memahami dan mengintepretasikan Laporan Keuangan Pemkab. Alat analisis yang digunakan adalah Rasio-rasio keuangan yang relevan dengan sektor publik terutama yang dikembangkan Mahmudi (2010). Lokasi yang dipilih adalah Pemerintah Kabupaten Grobogan yang memberikan data penelitian berupa Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Arus kas tahun 2008 -2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas dan solvabilitas Pemkab Grobogan menunjukkan kecenderungan yang meningkat, namun Pemkab Grobogan memiliki kemandirian yang rendah dan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap pemerintah pusat.
Public Sector Financial District in particular is a tool of accountability for performance must be understood by the public area of the district. To find out how the District Government budget used to economically, effectively and efficiently is by reading the Financial Statements. But unfortunately there are still many people who have not been able to understand and interpret financial statements are properly and only considers the presentation of financial statements only to the extent of formality Regency implementation legislation. This study is a replication of previous research that aims to evaluate the financial performance of district government to help people understand and interpret financial statements Regency. Analysis tool used is the financial ratios that are relevant to the public sector, especially the developed Mahmoodi (2010). The site chosen is Grobogan County Government that provides research data in the form of Budget Realization report, Balance Sheet, Cash Flow Report 2008 -2010. The results showed that the liquidity and solvency Regency Grobogan showed an upward trend, but the regency Grobogan have low self-reliance and a high level of dependence on central government.
Kata Kunci : financial ratios, financial performance of County Government, Rasio keuangan, kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten