Organic as a Way of Life" (why do They Buy Organic Food? Analyzing Factors That Influence Indonesian Consumer to Buy Organic Food)
PRATAMA, EKHA YUDHA (Adv.: Wakhid Slamet Ciptono, MBA., MPM., Ph.D.), Wakhid Slamet Ciptono, MBA., MPM., Ph.D.
Saat ini peningkatan teknologi pangan menggunakan bahan kimia (pupuk dan Pestisida) telah berhasil meningkatkan jumlah makanan. Akan tetapi metode ini diduga member dampak negative terhadap kesehatan manusia dan berbahaya bagi lingkungan yang dihasilkan oleh residu pestisida, gangguan ekosistem dan degradasi tanah. Makanan organik dianggap sebagai salah satu alternative untuk masalah lingkungan.
Riset ini meneliti sikap dan niat beli dari konsumen Indonesia dengan rentang usia 16-40 tahun. Konsep model dibuat untuk menentukan factor-faktor yang dianggap member pengaruh kepada sikap konsumen. Kombinasi factor health consciousness, environmental concern, food safety concern, quality, price consciousness, dan subjective norms diharapkan menentukan sikap konsumen terhadap makanan organic. Nilai hubungan variable, sikap dan intense membeli konsumen diukur berdasar survey online.
Hasil analisis menunjukan ada tiga kelompok utama dari konsumen (organic food users, organic food lover, and opportunist organic food user) berdasar hasil analisis ditemukan bahwa wanita memiliki rerata sikap dan intense membeli yang lebih tinggi dibandingkan pria. Kegiatan marketing campaign disarankan untuk focus dalam peningkatan pengetahuan product attribute terutama untuk kluster opportunist organic food user (kluster terbesar) yang masih memiliki keraguan tentang nilai lebih membeli makanan organic dalam rangka meningkatkan sikap dan intense membeli yang lebih positif.
Kata Kunci : Makanan organic, sikap, organic food users, organic food lover, opportunist organic food user, health consciousness, environmental concern, food safety concern, quality, price consciousness, dan subjective norms, marketing, minat dan intense membeli, cons