Pengaruh Ketepatan Waktu, Ketersediaan Pesanan Dan Kondisi Pesanan Terhadap Intensi Pembelian Retailer
Prasetyawati, Roniia. (Adv.: Dr. B.M. Purwanto, MBA), Dr. B.M. Purwanto, MBA
Semakin tingginya tingkat persaingan bisnis membuat industrial customers semakin peka terhadap kualitas yang ditawarkan oleh produsen jasa ataupun barang. Industrial customers selalu berharap bahwa barang atau jasa yang dibenican oleh produsen dapat berfungsi sesuai dengan harapan mereka. Menurut Vitale dan Giglierano (2002), logistik merupakan hal penting untuk dapat mencapai keunggulan kompetitif dalam kebanyakan industri yang berorientasi produk. Penelitian ini ditujukan kepada customers dan juga difokuskan kepada perusahaan yaitu tentang bagaimana manajer distribusi fisik dapat mengukur value yang mereka berikan kepada customers. Physical distribution atau logistik didefmisikan sebagai proses pengendalian pergerakan barang dari sumber persediaan -vendor, wholesaler atau distributor- melalui proses internal -gudang barang dan transportasi- hingga barang dijual dan dihantarkan kepada customers. (Levi dan Weitz, 2001). Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada tiga dimensi Physical Distribution Service Quality yaitu timeliness (ketepatan waktu), order availability (ketersediaan pesanan) dan order condition (kondisi pesanan) yang dihasilkan dari penelitian Bienstock, Mentzer, dan Bird (1997).
Tujuan dan maksud dari penelitian ini adalah hypothesis testing study yaitu untuk membuktikan kebenaran hipotesis yang telah diajukan sebelumnya. Pengujian hipotesis mampu menawarkan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai hubungan-hubungan yang terjadi diantara variabel-variabel. Sampel yang akan digunakan di dalam penelitian ini adalah 60 pengecer produk-produk dari PT. Unilever Indonesia Tbk. atau PT. Wings Surya yang maksimal selama 3 bulan terakhir pernah melakukan kontak dengan supplier dan berada di kota Yogyakarta.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan survei. Dalam memperoleh data peneliti menggunakan kuesioner. Kuesioner yang digunakan oleh peneliti merupakan translasi dari kuesioner penelitian Bienstock, Mentzer, dan Bird (1997). Pada penelitian ini peneliti menggunakan face validity melalui diskusi dan pertimbangan dosen pembimbing. Metode analisis data dalam pengujian hipotesis adalah dengan menggunakan analisis regresi dengan menggunakan software statistik berupa SPSS 11.0. Hipotesis yang akan diuji dalam penelitian ini yaitu:
1. Apakah timelines, availability, dan condition dimension dari Physical Distribution Service Quality secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif terhadap Global Quality?
2. Apakah Global Quality yang diberikan oleh supplier memiliki pengaruh positif terhadap Purchase Intention?
3. Apakah timelines, availability, dan condition dimension dari Physical Distribution Service Quality secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif terhadap Purchase Intention?
Dad hasil pengujian hipotesis pertama membuktilcan bahwa timeliness dimension, availability dimension dan condition dimension dari PDSQ memiliki pengaruh positif terhadap Global Quality. Dari hasil pengujian hipotesis kedua didapatkan Global Quality memiliki pengaruh yang positif terhadap Purchase Intention. Dari hasil pengujian hipotesis ketiga didapatkan timeliness dimension, availability dimension dan condition dimension yang terdapat di dalam PDSQ secara bersama-sama tidal( memiliki pengaruh positif terhadap Purchase Intention. Hasil penelitian ini mengindikasilcan adanya dominant mediator. Dominant mediator memperlihatkan bahwa hanya ada satu mediator kuat yang menjadi perantara hubungan variabel independen dengan variabel dependen.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah fenomena retailer dalam memilih supplier membeiikan nilai kepentingan yang hampir sama atas ketiga dimensi tersebut. Dimensi yang paling dipertimbangkan retailer adalah condition dimension, kemudian timeliness dimension dan yang terakhir adalah availability dimension. Timeliness dimension, availability dimension, dan condition dimension secara bersama-sama berpengaruh terhadap kualitas jasa pendistribusian secara global. Juga didapatkan fenomena bahwa intensi untuk melakukan pembelian dari supplier akan semakin kuat ketika industrial customer beranggapan bahwa kualitas jasa pendistribusian barang yang diberikan supplier sebagai layanan yang berkualitas.
Kata Kunci : Intensi Pembelian, Retail, Ketersediaan Pesanan