Laporkan Masalah

Analisis Strategi Pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Dan Pedesaan (PBB-P2) Setelah Dilimpahkan Kepada Pemerintah Daerah Serta Efektivitas Dan Kontribusinya Sebagai Pajak Daerah Di Kota Magelang

Prasetya, Rocky Fergia (Adv.: Harnanto, Drs., M.Soe.Sc.,CMA), Harnanto, Drs., M.Soe.Sc.,CMA

2016 | Skripsi | S1 Accounting

Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) adalah salah satu jenis pajak daerah baru. Di dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mengelola pajak ini, sebelumnya pajak ini dikelola oleh pemerintah pusat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) dalam mengelola Pajak Bumi dan Bangunan, serta tingkat efektivitas dan efisiensi pemungutannya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan studi kasus di Kota Magelang. Tipe data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Magelang untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola dan memungut PBB P2 adalah dengan melakukan penataan fasilitas dan sumber daya manusia di lingkungan DPPKD Kota Magelang, serta menerapkan strategi intensifikasi yaitu dengan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan strategi ekstensifikasi yaitu dengan menambah jumlah wajib pajak baru yang memiliki potensi dan belum terdaftar untuk meningkatkan penerimaan PBB P2.

Tingkat efisiensi pemungutan PBB P2 di Kota Magelang dalam kurun waktu 2010-2014 adalah sangat efisien. Rata-rata tingkat efisiensi dari tahun 2010-2014 adalah sebesar 9,57%. Tingkat kontribusi PBB P2 terhadap Pajak Daerah di Kota Magelang selama tahun 2010-2014 menunjukan rata-rata sebesar 33,55% dengan kriteria cukup baik, sedangakan kontribusi PBB P2 terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukan rata-rata sebesar 4,65% dengan kriteria sangat kurang.

Land and Buildings tax of rural and urban sector (PBB-P2 is one kind of new local taxes. On that practices, local goverment has responsibilities to manage this tax, previously this tax was managed by central goverment. The purpose of this research is to determine how the strategies that applied by local goverment, in this case is Department of Revenue and Financial Management (DRFM) to manage land and buildings tax, and the degree of efficiency and effectiveness to collect that tax.

This research uses dexcriptive qualitative approach within doing study case in Magelang City. The type of data that used are primary data and secondary data. This results showed that MagelangÂ’s goverment has effort to improve ability to manage and collect land and buildings tax of rural and urban sector (PBB-P2) is by arrange the facilities and to organize human resources at the DFRMÂ’s environment, and to applied intensification strategy by socialitation, give information and improve services quality to society, and doing expansion strategy by adding a new potential tax payer that unregristrated before to improve land and buildings revenue tax.

The efficiency to collect land and buliding tax in Magelang since 2010-2014 is very efficient. Efficincy rate showed an average of 9,57% since 2010-2014. Contribution rate of land and buildings tax to local tax showed an average of 33,55% and have good enough on criteria, while contribution rate of land and buildings tax to local revenue showed an average of 4,65% and have very bad on criteria.

Kata Kunci : Tax Collection Strategy, Land and Building Tax, Efficiency and Effectiveness, Strategi Pemungutan Pajak, Pajak Bumi dan Bangunan, Efektivitas dan Efisiensi.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.