Laporkan Masalah

Evaluasi Fungsi Satuan Audit Internal Berdasarkan Coso Internal Control Framework (Studi Kasus di Waroeng Spesial Sambal "SS")

PRASETYA, BAGUS ALDY (Adv.: Sony Warsono, Dr., MAFIS., Ph.D.), Sony Warsono, Dr., MAFIS., Ph.D.

2013 | Skripsi | S1 Accounting

Waroeng Spesial Sambal “SS” (disingkat Waroeng SS) merupakan suatu perusahaan perseorangan yang bergerak dalam bidang jasa kuliner dan telah memiliki 53 cabang yang tersebar di Jawa dan Bali. Berkantor pusat di Yogyakarta, Waroeng SS ini telah berdiri sejak 6 Agustus 2002. Berdasarkan data terakhir pada Juni 2012, Waroeng SS memiliki omset penjualan sebesar 9 miliar rupiah per bulan. Menurut penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh penulis, satuan audit internal yang seharusnya berfungsi untuk men¬¬jamin sistem pengendalian internal perusahaan berjalan dengan baik serta mela¬kukan evaluasi dan peningkatan efektivitas pengelolaan risiko, tidak ber¬fung¬si sesuai dengan standar perusahaan yang telah ditetapkan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi satuan audit internal Waroeng SS berjalan dengan tidak efektif. Hal ini disebabkan karena kurangnya sumber daya manusia baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Dengan melihat kompleksitas usaha serta risiko yang ada, perlu dilakukan penambahan sumber daya manusia dengan kualifikasi tertentu serta merealisasikan rencana direktur utama untuk bekerja sama dengan kantor akuntan publik dalam mendesain sistem dan kinerja fungsi satuan audit internal.

Waroeng Spesial Sambal "SS" (abbreviated Waroeng SS) is a private company engaged in the field of culinary services and has 53 branches spread across Java and Bali. Headquartered in Yogyakarta, Waroeng SS has been established since August 6, 2002. According to the latest data in June 2012, Waroeng SS had sales turnover of 9 billion dollars per month. According to previous research conducted by the author, the internal audit unit that has a role to ensure the company's internal control system run smoothly and evaluating and improving the effectiveness of risk management, is not functioning in accordance with established company standards.

The results show that the internal audit function of Waroeng SS runs inefficiently. It is caused due to lack of human resources in terms of both quantity and quality. By looking at the complexity of the business and the existing risks, there should both add human resources with certain qualifications and realize major directorÂ’s plans to work with a public accounting firm in designing the internal control system and performance of the function of the internal audit unit.

Kata Kunci : Waroeng SS, Risk, Effective, internal audit, COSO Internal Control Framework, Risiko, Efektif, Audit internal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.