PENGARUH PENYAMPAIAN RUMOR DALAM KOLOM RUMOR KORAN TERHADAP HARGA SAHAM DAN VOLUME PERDAGANGAN
Prasetia, Erick Adi , Prof. Dr. Jogiyanto H.M., M.B.A., Ak.
2009 | Tesis | S2 AccountingSejumlah studi empiris menunjukan bahwa pasar bereaksi terhadap sejumlah informasi. Reaksi pasar ditunjukkan dengan peningkatan volume perdangan dan return abnormal pada sebelum, saat, dan sesudah datangnya informasi. Rumor adalah salah satu informasi yang dianggap meragukan dan perlu untuk ditinjau lebih lanjut kebenarannya. Karena rumor menjadi bagian dari aktivitas transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI), riset ini hendak menguji reaksi pasar terhadap rumor. Riset ini telah mengumpulkan 962 rumor dari Koran Investor Daily dari bulan Mei 2007-Desember 2008 dan menelaah lebih lanjut efek dari kedatangan rumor terhadap return intraday dan volume perdagangan saham. Riset ini menggunakan dua model untuk mengestimasi return abnormal yakni model return abnormal sesuaian rerata dan model return abnormal sesuaian pasar, dan di lain pihak menggunakan Total Volume Activity (TVA) untuk menguji volume perdagangan. Hasil riset menunjukkan bahwa return abnormal bernilai positif dan signifikan pada satu hari sebelum kedatangan rumor sementara return sesudah-rumor menunjukkan angka yang sebaliknya. Hal ini dapat mengindikasikan kebocoran informasi sebelum kedatangan rumos. Hal ini dapat menyimpulkan bahwa bertransaksi berdasarkan rumor tidak dapat memberikan return positif seperti yang diharapkan. Peningkatan volume perdagangan pada hari kedatangan rumor dapat mengindikasikan adanya kepercayaan yang heterogen di antara para pelaku pasar. Karena kedatangan rumor menyebabkan return negatif dan di lain pihak malahan menghasilkan volume perdagangan yang lebih tinggi, hal ini dapat mengindikasikan bahwa tekanan jual lebih tinggi daripada tekanan beli. Alasan untuk membeli di saat rumor bisa karena momentum trading, dan alasan untuk menjual di saat rumor dapat berupa liquidity trading, noise trading, atau rational trading. Kata kunci: Rumor, reaksi pasar, model return abnormal seusuaian pasar, model return abnormal sesuaian rerata, TVA (Total Volume Activity), hipotesis pasar efisien, volatilitas, informasi, noise trading, liquidity trading, rational trading.
A number of empirical studies have posited that market responded to the some kind of information. Market reaction is shown with the increase in the transaction volume and abnormal return before, during, and after the arrival of information. Rumors are some kind of information that are considered vague and need to be assessed their reliability. Since rumors become part of daily trading activity in Indonesia Stock Exchange (IDX) this research want to examine the market reaction toward the rumors. This research has gathered 962 rumors from Investor Daily newspaper from May 2007-December 2008 and assessed the effect of rumor's arrival to the intraday return and volume of the stock. This research uses two models to estimate the abnormal return which are mean-adjusted model and market-adjusted model, while on the other hand uses Total Volume Activity (TVA) to assess the trade volume.
The result shows that the abnormal return was positively significant one day before the arrival of rumors while post-rumor return shows the opposite. This may indicate the information leakage before the arrival of rumors. This can conclude that trading on rumor could not give the positive return as it was expected. The increasing level of trading volume at the arrival of rumors may indicate heterogeneous belief among the market participant. Since the arrival of rumors generated negative return while on the other hand created higher trading volume, this may indicate the sell power was higher than the buy power. While the reason to buy on rumor might be the momentum trading, the reasons to sell on rumor can be liquidity trading, noise trading, or rational trading.Keywords: Rumors, market reaction, market-adjusted abnormal return, mean-adjusted abnormal return, TVA (Total Volume Activity), efficient market hypothesis, volatility, information, noise trading, liquidity trading, rational trading
Kata Kunci : Rumor, reaksi pasar, model return abnormal seusuaian pasar, model return abnormal sesuaian rerata, TVA (Total Volume Activity), hipotesis pasar efisien, volatilitas, informasi, noise trading, liquidity trading, rational trading