Laporkan Masalah

PERKEMBANGAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO PER KAPITA 30 PROPINSI DI INDONESIA PERIODE 1993-2003: PENDEKATAN DISPARITAS REGIONAL DAN KONVERGENSI

Prasasti, Diah, Adv.: Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc.

2014 | Skripsi | S1 Economics

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengindentifikasi pola kesenjangan (diparitas) regional PDRB Per Kapita 30 provinsi di Indonesia dan apakah mengarah pada konvergensi atau divergensi. Data yang digunakan adalah data sekunder tahunan yang diterbitkan oleh BPS (Badan Pusat Statistik). Periodisasi data waktu penelitian dilakukan dalam rentang 1993-2003. Metode analisis yang digunakan adalah Indeks Williamson, regresi OLS (Ordinary Least Square) dengan menggunakan data panel dan analisis konvergensi.

Dengan menggunakan Indeks Williamson, kesenjangan ekonomi antarprovinsi yang dilihat dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Per Kapita 30 provinsi di Indonesia selama periode 1993-2003 semakin merata. Pengujian yang dilakukan dengan beberapa altematif model persamaan yang menggunakan variabel independen (prediktor); log PDRB Per Kapita tahun sebelumnya (Yt-1), karakteristik regional human capital (SMU dan PDK), Dummy daerah sumber daya alam (DSDA) dan Dummy krisis (DKRISIS), serta pertumbuhan PDRB Per Kapita sebagai variabel dependennya menunjukkan bahwa variabel-variabel human capital (faktor pendidikan) memberikan kontribusi dalam meningkatkan kecepatan konvergensi.

Berdasar pada analisis konvergensi, pertumbuhan konvergensi Indonesia

harus tumbuh paling tidak sebesar 4,5% per tahun. Tingkat dispersi PDRB Per

Kapita yang menurun menunjukkan cukup bukti bahwa telah terjadi penurunan ketimpangan PDRB Per Kapita, konsisten dengan penghitungan Indeks Williamson. Penelitian ini menguatkan hasil peneliti sebelumnya (Lall dan Yilmaz, 2000) bahwa nilai beta convergence berindikasi pada daerah atau wilayah dengan perekonomian miskin cenderung tumbuh lebih cepat daripada daerah atau wilayah dengan perekonomian kaya (catch-up).

This research is aims to identify regional disparity of per-capita PDRB at

1993 constant price 30 provinces in Indonesia over the period 1993-2003 to address one fundamental question, to what extent is the economic performance

of these country converging or diverging? It used secondary and establishment

data BPS (Indonesia's Bureau Statistic). The methods of analysis are Williamson Index, OLS (Ordinary Least Square) regression using panel data, and convergence analysis.


The research showed that the disparity regional throughout per-capita PDRB with using Williamson Index, tend to decreasing towards the equalization. OLS regression analysis showed that, factors that affect significantly increasing speed of convergence the growth of per-capita PDRB are initial income (logaritma per-capita PDRB, (Yt-I)), human capital characteristic (SMU), dummy resources (DSDA), and dummy crisis (DKRISIS).


Convergence analysis indicated that, Indonesia should growth at least 4.5% per year for its convergence growth. This result is consistent with Williamson index which shows that the dispersion of per-capita PDRB reduces

over time. This research has a same conclusion with Lall dan Yilmaz (2000), indicated catching-up, which "poor" provinces, as measured by low per-capita PDRB, display faster growth rates in per-capita PDRB than "rich" provinces with higher per-capita PDRB.

Kata Kunci : regional, convergence, PDRB Per Kapita


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.