Laporkan Masalah

Evaluasi Sistem Pengendalian Intern studi Kasus Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Magelang

PRAMUDYA PUSPARANI (Pembimbing: Revrisond Baswir, Drs., M.B.A.), Suad Husnan, Dr., M.B.A.

2010 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

BUMD sebagai organisasi sektor publik, perlu dipantau pengelolaannya karena merupakan sumber kekayaan daerah yang menyangkut kebutuhan masyarakat luas. Pemantauan berkelanjutan diharapkan dapat membantu perkembangan perusahaan sekaligus membantu memberikanrekomendasi atas permasalahan yang sering dihadapi oleh organisasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengendalian intern di salah satu BUMD yaitu Perusahaan Daerah Air MInum Kota Magelang.

Pengendalian intern yang optimal dapat membentuk lingkungan kerja yang kondusif sehingga aktivitas operasi dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Dengan mengevaluasi system pengendalian intern perusahaan, kelemahan-kelemahan yang masih terdapat pada sistem dapat segera diketahui untuk diperbaiki. Untuk menilai apakah sistem telah berjalan secara optimal, komponen sistem pengendalian intern yang telah diiimplementasikan perusahaan dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan serta peraturan dan hukum yang berlaku. Komponen tersebut yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, informasi dan komunikasi, aktivitas pengendalian, dan pemantauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern PDAM Kota Magelang sudah memadai namun belum optimal. Hal tersebut dikarenakan masih terdapat beberapa kelemahan yang ditemukan dalam setiap komponen sistem pengendalian intern perusahaan.

BUMD (regional owned corporation) as public sector organization, needs to be monitored because its the source of the local wealth that involves the wider community needs. A continuous monitoring is expected to help the development of the company while helping to provide recommendations to the problems often faced by the organization. This study aimed to evaluate the system of internal control in one of BUMD (regional owned corporation) which is the Municipal Waterworks of Magelang City.

An optimal internal control could establish a conducive working environment so that

operating activities can take place effectively and efficiently. By evaluating the company's internal

control system, the weaknesses that still exist in the system can be immediately known to be repaired. To assess whether the system is running optimally, the internal control system components that have been implemented by the company compared with the established standard and regulation and applicable law. These components are namely the control environment, risk assessment, information and communication, control activities, and monitoring. The result showed that the system of internal control PDAM (Municipal Waterworks) of Magelang City is adequate but not optimal. That is because there are still some weaknesses that are found in every component of the companys internal control system.

Kata Kunci : the internal control system, control environment, risk assessment, information and communication, control activities, monitoring, Sistem pengendalian intern, lingkungan pengendalian, penilaian risiko, informasi dan komunikasi, aktivitas pengendalian, pema


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.