Model Perilaku Inovatif individu Dalam Penggunaan Pasca Adopsi Teknologi Informasi
PRAMONO, SIGIT (pembimbing: Jogiyanto, Prof.Dr.HM.,MBA), Jogiyanto, Prof.Dr.HM.,MBA
Tujuan penelitian ini untuk mengkonfirmasi hubungan antar variabel yang diduga berpengaruh pada perilaku pasca-adopsi teknologi dalam organisasi bisnis berbasis teknologi informasi (TI). Perilaku pasca-adopsi yang diinvestigasi adalah berinovasi dengan TI yang muncul pada tahap infusi. Obyek penelitian yang digunakan adalah aplikasi paperless office internal (POINT) pada PT. Telekomunikasi (Telkom) Indonesia, Tbk.
Kerangka konseptual yang digunakan dalam penelitian ini adalah kerangka model kontinuans penggunaan TI yang dimodifikasi yang dikembangkan oleh Wang, et al. (2008). Kerangka model kontinuans penggunaan TI yang terdiri dari empat variabel yaitu Konfirmasi Ekspektasi, Persepsi Kegunaan Pasca-Adopsi, Kepuasan dan Komponen Perilaku Pasca-Adopsi tersebut kemudian dikombinasikan dengan faktor-faktor individual (keinovatifan personal dan efikasi-diri) dan eksternal organisasi (reward dan kondisi pemfasilitasi) yang diduga mempengaruhi inovasi pasca-adopsi. Modifikasi model kontinuans penggunaan TI dilakukan dengan mengganti komponen perilaku pasca-adopsi (niat kontinuans atau perilaku kontinuans) dengan variabel berinovasi dengan TI agar model konseptual yang dihasilkan sesuai dengan tujuan penelitian.
Data dikumpulkan dari karyawan tetap PT. Telkom Indonesia di empat lokasi yang merupakan pengguna dari aplikasi POINT yang berbentuk portal internal berbasis web. Data yang digunakan dalam penelitian sebanyak 118 kuesioner yang disebar pada periode Desember 2010-Januari 2011. Analisis data dilakukan menggunakan model Structural Equation Modelling (SEM) berbasis komponen dengan bantuan aplikasi SmartPLS 2.0.
Hipotesis yang diajukan sebanyak 11 (sebelas) hipotesis dan ada tujuh hipotesis yang dinyatakan terdukung. Hasil penelitian menyatakan bahwa kepuasan pengguna, keinovatifan personal dan kondisi pemfasilitasi berhubungan positif langsung dengan berinovasi dengan TI. Persepsi kegunaan pasca-adopsi dan konfirmasi ekspektasi berhubungan positif tidak langsung dengan berinovasi dengan TI, sedangkan efikasi-diri dan reward ditemukan tidak berpengaruh pada berinovasi dengan TI. Hasil penelitian berhasil mengkonfirmasi penelitian terdahulu dan dilakukan pembahasan terhadap hasil-hasil penelitian yang unik. Pembahasan dan simpulan penelitian menghasilkan beberapa implikasi dan diperlukan penelitian lebih lanjut terhadap perilaku berinovasi dengan TI.
The aim of this study is to confirm the relationship between variables that allegedly affect the post-adoption behavior of technology in business organizations based on information technology (IT). Post-adoption behavior investigated is to innovate with IT that appears on the stage of infusion. The object of research is paperless office internal (POINT) at PT. Telekomunikasi (Telkom), Indonesia, Tbk.
Conceptual framework in this study is modified IT continuance model developed by Wang, et al. (2008). IT continuance model consists of four variables: Confirmation of Expectations, Post-Adoption perceived usefulness, Satisfaction and Post-Adoption Behavior components are then combined with individual factors (personal innovativeness and self-efficacy) and external organizations (reward and facilitating conditions) are suspected to influence post-adoption innovation. Modification of IT continuance model assessed by replacing the components of post-adoption behavior (continuance intention or continuance behavioral) with variable innovate with IT hence the conceptual model generated in accordance with the purpose of research.
Data was collected from permanent employees of PT. Telkom Indonesia in four locations whose using POINT application shaped by internal web-based portal. Data in this study distributed 118 questionnaires in the period December 2010-January 2011. Data analysis was performed using a model of Structural Equation Modeling (SEM) with component-based application assistance SmartPLS 2.0.
The hypothesis purposed 11 (eleven) hypothesis and 7 (seven) hypotheses are avowed supported. The results state that user satisfaction, personal innovativness and facilitating conditions are positively related directly to innovate with IT. Post-adoption perceived usefulness and confirmation of expectations are positively related indirectly to innovate with IT, while self-efficacy and rewards found no effect on innovate with IT. The result of the research confirmed previous research and conducted discussions on the results of research that is unique. Discussion and conclusions of study yields several implications and needed further research on the behavior of innovating with IT.
Kata Kunci : Innovate with IT, the post-adoption behavior, IT Continuance Model, personal innovativeness, self-efficacy, rewards, facilitating conditions, Berinovasi dengan TI, perilaku pasca-adopsi, model kontinuans penggunaan TI, keinovatifan personal, efikasi-diri,