RESPON SUKU BUNGA KREDIT PERBANKAN TERHADAP PERUBAHAN SUKU BUNGA ACUAN DI INDONESIA PERIODE 2006:1-2010:6
Pramadha, Rezaldi Alief (Adv.: Nopirin, Prof., Dr., M.A.), Nopirin, Prof., Dr., M.A.
Peranan suku bunga semakin penting dalam perekonomian Indonesia seiring penggunaan BI rate sebagai respon kebijakan moneter dalam kerangka kerja penargetan inflasi (ITF). Namun demikian, kekakuan suku bunga kredit perbankan masih menjadi kendala dalam pelaksanaan kebijakan suku bunga sehingga mengurangi efektifitas kebijakan suku bunga. Menggunakan metode VECM, penelitian ini bertujuan menganalisis penyesuaian suku bunga kredit perbankan terhadap perubahan BI rate pada periode Januari 2006 sampai Juni 2010. Hasil dari penelitian ini adalah hanya suku bunga modal kerja bank persero yang memiliki hubungan jangka panjang dengan BI rate. Penyesuaian suku bunga lemah dan lambat dalam jangka pendek dan baru penuh dalam jangka panjang. Hal ini menunjukkan bahwa BI rate lebih cocok sebagai kebijakan jangka panjang. Selain itu, temuan ini juga mengindikasikan inefisiensi sektor perbankan dan buruknya iklim investasi di Indonesia.
Role of interest rate becoming more important in Indonesian economy as Bank Indonesia using BI rate as monetary policy response in Inflation Targetting Framework. However, bank credit rate stickiness is still an obstacle in conduct of monetary policy that decrease effectivity of monetary policy. Using VECM, this research aims to analize degree of pass-through of BI rate to credit interest rate beetween January 2006 and June 2010. Main finding of this research is only working capital interest rate of state bank that cointegrated with BI rate. Pass through is complete in long term but slow and sluggish in short term. This result indicating BI rate is a long term policy. Moreover, the finding also indicating innefficient banking sector and bad investment climate in Indonesia.
Kata Kunci : Suku Bunga Kredit, Kekakuan Suku Bunga, VECM, Penyesuaian Suku Bunga, BI rate, Bank Credit Rate, Interest Rate Stickiniess, VECM, Interest Rate Pass-through