Laporkan Masalah

User Resistance (Keengganan Pengguna) Dalam Implementasi E-Filing Pada Wajib Pajak Di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta

PRADANA, ANDI WAHYUDI DIRSA (Adv.: Hargo Utomo, Dr., M.B.A., M.Com.), Hargo Utomo, Dr., M.B.A., M.Com.

2014 | Tesis | S2 Magister Accountancy

Modernisasi pajak melalui pelayanan perpajakan berbasis teknologi informasi yang tepat guna merupakan solusi yang dapat memberikan pelayanan yang cepat, berkualitas, dan handal. Modernisasi ini juga dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak dengan meluncurkan produk e-Filing atau Electronic Filing System yaitu sistem pelaporan/penyampaian pajak dengan Surat Pemberitahuan (SPT) secara elektronik (e-Filing) yang dilakukan melaluisistem on-line yang real time. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengambilan keputusan pengguna dalam menentukan sikap untuk tidak mengikuti atau enggan terhadap perubahan sistem informasi yang baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan desktiptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode survai melalui kuisioner.

Berdasarkan hasil analisis atas temuan-temuan dari data yang dikumpulkan selama penelitian, diperoleh simpulan bahwa keengganan pengguna terjadi dalam tipe paling mendasar yaitu non-destructive, dimana wajib pajak mengetahui tentang keberadaan sistem ini, namun wajib pajak menunjukkan kurangnya ketertarikan terhadap sistem e-filing ini dengan tidak menggunakannya. Pada dasarnya keengganan tersebut dapat terjadi karena wajib pajak tidak benar-benar paham secara mendalam mengenai keuntungan jangka panjang yang akan diterima jika menggunakan sistem komputerisasi.

Modernization of tax through the effective use of information technology-based taxation services is a solution that can provide fast, quality, and reliable services. This modernization is also implemented by the Directorate General of Taxation by launching an e-Filing product or Electronic Filing System, that is a system of reporting/ submission of taxes through Tax Returns done electronically (e-Filing) using a real time on-line system. This study aims to determine the decision-making process of the users in determining their attitude to not follow or to be resistant to changes in the new information system. This study used a descriptive approach. The data of this research were collected using a survey method through questionnaires.

Based on the findings of the analysis related to the data collected during the study, it can be concluded that user resistance occurs in the most basic type, i.e. the non-destructive type, in which taxpayers know about the existence of this system, but they shows a lack of interest in the e-filing system by not using it. Basically, such resistance may occur because the taxpayers do not really know in depth about the long-term benefits that will be received when using the computerized system.

Kata Kunci : Keengganan pengguna, faktor keengganan pengguna, user resistance, factors of user resistance, e-filing


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.