Analisis Efisiensi Kantor Pemerintahan Menggunakan Data Envelopment Analysis (Studi Kasus Kantor Pemerintahan Kabupaten Sleman dan kantor pemerintahan Kabupaten Bantul)
PITOYO, CLAUDIA FEBRINA FERINA (Pembimbing: Hermawan Legowo, Drs., M.Si.), Hermawan Legowo, Drs., M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi relatif dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bantul dan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah Kabupaten Sleman serta mengidentifikasi sumber-sumber inefisiensi pada masing-masing dinas yang belum efisien.
Seiring perkembangan global, tantangan yang dihadapi Pemerintahan Daerah selaku institusi yang ditunjuk untuk memungut Pendapatan Asli Daerah semakin besar. Sebab setiap institusi dihadapkan semakin terbatasnya sumber daya yang dimiliki, meningkatnya persaingan antar negara, dan tuntutan program pemerintah akan peningkatan efisiensi. Berdasarkan keadaan tersebut, kemampuan dinas dalam mengalokasikan sumber daya seperti uang, fasilitas dan karyawan secara efisien sangatlah penting. Kemampuan untuk mengukur tingkat efisiensi organisasi merupakan salah satu prasyarat penting bagi pemimpin organisasi agar dapat memobilisasi sumber daya secara maksimal untuk meningkatkan kinerja organisasi yang dipimpinnya.
Hasil perhitungan tingkat efisiensi pada 2 dinas dengan menggunakan Data Envelopment Analysis menunjukkan bahwa kedua dinas yang diteliti digolongkan sebagai dinas yang efisien (100%). Selain itu, penelitian mengenai sumber-sumber inefisiensi pada kedua dinas tidak ditemukan sebab kedua dinas memiliki tingkat efisiensi sebesar 100%.
This research examines the relative efficiency rate of The Division of Assets and Financial Management of Bantul Regency and The Division of Wealth and Financial Management of Sleman Regency also identifies the source of inefficiency in each Division.
Along with globalization, the challenge faced by Regional Government as institution to collect Real Regional Income (Pendapatan Asli Daerah/PAD) is getting more difficult because every institution has to deal with the scarcity of resource, the competition among nations, and the demand to work more efficiently. Because of those reasons, the capability of a Division to efficiently allocate important resources as money, facility, and work force need to be improved significantly. The ability to measure an organizations efficiency is an important indicator for the organizations leaders to be able to allocate the resources in improving the organization.
The result of the study shows that the efficiency rate calculated with Data Envelopment Analysis of two Divisions mentioned above is 100%. The result means that both The Division of Assets and Financial Management of Bantul Regency and The Division of Wealth and Financial Management of Sleman Regency are efficient Divisions. Furthermore, the source of inefficiency is not founded in both Divisions.
Kata Kunci : efficiency, Data Envelopment Analysis, The Division of Assets and Financial Management, The Division of Wealth and Financial Management, Efisiensi, Data Envelopment Analysis,Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekaya