Laporkan Masalah

Analisis Dimensi-dimensi yang Berpengaruh terhadap Concern for Information Privacy (CFIP): studi empiris di Yogyakarta

Perwitasari, Anis Nuria, Drs. Sumiyana, M.Si, Ak

2008 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Privasi informasi telah dianggap sebagai permasalahan terpenting di dalam praktik manajemen kontemporer. Saat ini organisasi yang banyak melakukan pengkoleksian dan menggunakan informasi personal konsumennya harus siap menghadapi reaksi konsumen yang merasa terganggu apabila perusahaan tersebut memberikan informasi personal kepada pihak lain untuk tujuan tertentu. Untuk itu, sebagai organisasi yang selalu mengembangkan dan mengadopsi praktik informasi dan pelayanan pada pada konsumen, kebutuhan akan kebenaran dan keterandalan faktor-faktor yang mempengaruhi privasi informasi menjadi sangat penting. Penelitian ini menguji model kedua dari Concern For Information Privacy (CFIP) yang dihipotesiskan oleh Stewart & Segars (2002) . Model kedua CFIP terdiri atas empat dimensi, yaitu penggunaan takterotorisasi, kesalahan, akses tidak sah dan pengkoleksian. Keempat dimensi ini kemudian diujikan dan dikaitkan dengan kecemasan berkomputer dan intensi keperilakuan sebagai dimensi yang dipengaruhi oleh CFIP.

Hasilnya menunjukkan bahwa model CFIP tidak cocok untuk diterpakan di Indonesia. Penelitian ini tidak dapat membuktikan bahwa kesalahan dan akses takterotorisasi menjadi permasalahan privasi informasi. Artinya, individu di Indonesia akan menyajikan informasi personalnya tanpa mempertimbangkan aspek kesalahan dan akses takterotorisasi. Keywords: privasi informasi, permasalahan privasi informasi, CFIP, penggunaan takterotorisasi, kesalahan, akses tidak sah, pengkoleksian

Information privacy has been identified as one of the most important issues of contemporary management practice. Information intensive environment, organizations that base strategic initiatives on the collection and use personal information must effectively address individual privacy concerns or risk substantial consumer backlash. As organizations continue to develop and adopt advanced information practices, the need for valid and reliable instruments to assess consumer concerns about these information practices will become increasingly important.

This study examines the Second-Order Model of Concern For Information Privacy (CFIP) posited by Stewart & Segars (2002). Second-Order Factor of CFIP consist by four dimensions: secondary use, errors, unauthorized access and collection. This study also examines the associated CFIP with computer anxiety and behavioral intention. The results show that CFIP model unsuitable for Indonesian users. This study does not find that errors and unauthorized access being information privacy concern. It means that Indonesian users present their personal information without considering errors and unauthorized access. Keywords: information privacy, information privacy concern, CFIP, secondary use, errors, unauthorized access collection

Kata Kunci : CFIP; Concern for Information Privacy; Informasi Akuntansi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.