Analisis Abnormal Return Surat Berharga pada Penawaran Perdana di Bursa efek Jakarta( Perbandingan Periode Sebelum dan Selama Krisis Moneter)
PERTIWI, TRI KARTIKA (pembimbing: Marwan Asri, dr., M.B.A.), Marwan Asri, dr., M.B.A.
Penelitian mengenahi abnormal return pada penawaran perdana telah banyak dilakukan Hasilnya menunjukkan dalam jangka pendek terjadi underpricing yang ditandai dengan abnormal return positif. Tetapi pengaruh yang menyebabkan terjadinya underpricing masih menunjukkan ketidak konsistenan.
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menguji perbedaan abnormal return perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana pada periode sebelum dan selama krisis moneter di Bursa Efek Jakarta. Selain itu juga untuk mengetahui pengaruh ketidak pastian nilai saham dan nilai perusahaan yang diproksi dengan standar deviasi dan umur, pengaruh faktor permintaan berdasar informasi yang diproksi dengan waktu penundaan/delay. dan pengaruh reputasi penjamin emisi terhadap abnormal return.
Hasil penelitian menunjukkan perbedaan abnormal return yang signifikan antara periode sebelum dan selama krisis moneter. Sedangkan faktor yang mempengaruhi abnormal return pada periode sebelum krisis moneter adalah variabel delay dan reputasi penjamin emisi tetapi hasilnya berlawanan dengan dugaan semula. Faktor yang mempengaruhi abnormal return secara signifikan pada periode selama krisis moneter adalah variabel satandard deviasi dan umur.
The research concern within abnormal return of initial offering that has been much carried out. The results indicate that in short term underpricing takes place that is characterized with positive abnormal return. But effects that lead to under-pricing still indicate inconsistency.
This research have an objective of examining differences of company's abnormal return that carry out initial public offering during period of before and during monetary crisis in Jakarta Stock Exchange. Furthermore, it also aims to find out effects of stock value inconsistency and company value with proxies of standard deviation- and age, effect factor of informed demand with proxy of delay time, and effects of underwriter reputation for abnormal return.
Results of research indicate significant abnormal return differences between period before and during monetary crisis. Whereas factor that effect abnormal return on period before monetary crisis is delay variabel and underwriter reputation but the results are on the contrary with initial assumption. A factor that influences abnormal return significantly on period during monetary crisis is standard deviation and age.
Kata Kunci : underpricing, abnormal return, uncertainty, informed demand, underwriter, Ketidakpastian, Permintaan Berdasar lnformasi, Penjamin Emisi