Laporkan Masalah

Memahami Penyebab Kepatuhan Pajak: Faktor-Faktor Perilaku Manusia

PERTIWI, DIAN (Adv.: Eko Suwardi, Dr., M.Sc., CMA.), Eko Suwardi, Dr., M.Sc., CMA.

2014 | Skripsi | S1 Accounting

Indonesia dihadapkan pada kondisi rendahnya kepatuhan pajak, tingginya potensi pajak yang belum tergali, dan keterbatasan sumber daya manusia di Direktorat Jenderal Pajak. Oleh karena itu, perspektif perilaku manusia atau moralitas nampak menjadi isu penting untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Berbagai penelitian telah dilakukan di berbagai negara untuk meneliti faktor perilaku manusia yang mempengaruhi perilaku kepatuhan pajak.




Penelitian ini dilakukan dengan metoda survei kuesioner pada 426 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Penelitian ini meneliti empat faktor perilaku manusia yang mempengaruhi justifikasi pengelakan pajak, serta bagaimana justifikasi pengelakan pajak mempengaruhi kepatuhan pajak. Analisis dilakukan dengan model regresi logit biner dengan kemungkinan maksimum.




Hasil penelitian ini tidak menemukan adanya pengaruh keluhan dalam makna absolut terhadap justifikasi pengelakan pajak yang signifikan secara statistik. Namun demikian, keluhan dalam makna relatif menunjukkan pengaruh positif terhadap justifikasi pengelakan pajak. Rasa tanggung jawab dan rasa solidaritas juga menunjukkan hubungan negatif yang signifikan terhadap justifikasi pengelakan pajak pada tingkat signifikansi yang lebih tinggi. Pada akhirnya, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa justifikasi pengelakan pajak berhubungan secara negatif terhadap kepatuhan pajak.

Indonesia is faced by the conditions of low tax compliance, high tax potential unreached, and the limited human resources at Directorate General of Tax. Thus, human behavior perspective or morality seems to be an important issue to increase tax compliance behavior. Researches have been done in many countries to examine the human behavior factor that affects tax compliance behavior.




This research was done by questionnaire survey method with a sample of 426 collegians in some higher education institutions in Yogyakarta. This research examines four human behavior factors that affect the justification of tax evasion. Analysis was done by binary logit regression model with maximum likelihood.




The results show no statistically significant influence of absolute grievance to the justification of tax evasion. Nevertheless, relative grievance shows positive influence to the justification of tax evasion. Sense of duty and sense of solidarity also show negative influence to the justification of tax evasion in a higher extent. Finally, the results show that the justification of tax evasion relates negatively to the tax compliance behavior.

Kata Kunci : tax compliance, justification of tax evasion, tax morale, human behavior, tax ethics, kepatuhan pajak, justifikasi pengelakan pajak, moral pajak, perilaku manusia, etika pajak.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.