EVALUASI PENGAKUAN PENDAPATAN PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI (Studi kasus pada PT. X)
Perdana , Angga Surya Putra (Adv.Prof. DR. Slamet Sugiri, M.B.A., Ak.), Prof. DR. Slamet Sugiri, M.B.A., Ak.
Pada perusahaan yang bergerak dalam bidang kontruksi memerlukan penerapan akuntansi yang berbeda dengan perusahaan dagang atau perusahaan jasa lainnya, karena
karakteristik perusahaan konstruksi berbeda dengan perusahaan lainnya karena kebanyakan proyek konstruksi tersebut memakan waktu yang lebih dari satu periode
akuntansi. Maka metode pengakuan pendapatannya juga diatur khusus dalam Standar Akuntansi Keuangan no 34. Ada dua metode yang digunakan untuk pengakuan pendapatan pada perusahaan konstruksi sebagaimana telah diatur dalam Standar Akuntansi keuangan no 34, Yaitu metode persentase penyelesaian dan metode kontrak selesai. Pada perusahaan ini metode pengakuan pendapatan menggunakan metode
persentase penyelesaian yang dalam penentuan besarnya persentase penyelesaian menggunakan taksiran fisik dari tenaga ahli. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif pendekatan studi kasus dengan membandingkan antara PSAK dengan penerapan perlakuan akuntansi terhadap pengakuan pendapatan pada perusahaan kontrak konstruksi tersebut. Dari penelitian ini diketahui bahwa pengakuan pendapatan pada perusahaan ini secara umum telah sesuai dengan Standar Akuntansi atau Prinsip Akuntansi Berterima umum, namun dalam penerapannya ada penyimpangan maksud dari pengakuan besarnya
persentase penyelesaian yang ditetapkan berdasarkan taksiran fisik ahli teknik
The construction company need some different accounting treatment from retail and services, it's because of their characteristics. It usually takes more then one cycle of
accounting for every project. So there is some special rules in revenue recognition for construction company in Standar Akuntansi Keuangan no. 34. There is two kind of
revenue recognition method that the company can use based on the standard, the percentage of completion method or the completed contract method. The company used percentage of completion method for their revenue recognition
which in deciding of the percentage of completion they used the physical estimation and profesional estimation.
Descritive approach method are used for the research method in this study case with comparation between PSAK and the accounting treatment of revenue recognition in
the contrstruction company. In general, from the research can conclude that the revenue recognition has already used the Accounting Standard and General Accepted Accounting Principal, but there is some misunderstanding in the purpose of the amount of percentage of completion that decided based on physical estimation and profesional estimation.
Kata Kunci : Kontrak konstruksi, pengakuan pendapatan, penilaian, penyajian dan pengungkapan