Evaluasi Kinerja Perusahaan Perbankan Sebelum dan Sesudah Menjadi Perusahaan Publik di Bursa Efek Jakarta (BEJ)
Payamta. (Adv.: Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA, Ak.), Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA, Ak.
Go Public merupakan peristiwa penjualan saham atau obligasi perusahaan kepada masyarakat di pasar modal. Melalui Initial Public Offerings (/PO) perusahaan yang melakukan go public akan menerima dana atau uang tunai yang segera dapat dipergunakan untuk keperluan perusahaannya. IPO diharapkan dapat menjadikan kinerja perusahaan yang melakukannya menjadi lebih balk. Sejumlah studi tentang pengaruh go public di Bursa Efek Jakarta (BEJ) menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja perusahaan, namun penelitian yang lainnya memberikan temuan yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi perbedaan kinerja perusahaan perbankan untuk tahun-tahun sebelum dan sesudah go public. Kinerja bank diukur berdasarkan CAMEL rating, yang merupakan indikator pengukur kinerja atau kondisi kesehatan bank. Kinerja bank diukur dengan lima aspek, yaitu aspek: (1) Capital adequacy, (2) Asset quality, (3) Management, (4) Earning, dan (5) Liquidity.
Untuk mencapai tujuan ini, suatu studi empiris dilakukan terhadap 22 sampel bank publik. Sampel diambil secara purposive sampling dari 25 emiten perbankan yang listing di BEJ. Data historis diperoleh dad laporan keuangan bank tahunan yang berakhir tanggal 31 Desember. Hasil studi diharapkan dapat memberikan jawaban atas pertanyaan "Apakah ada perbedaan antara kinerja perusahaan perbankan sebelum dan sesudah menjadi perusahaan publik?"
Dalam penelitian ini digunakan Wilcoxon's Signed Ranks Test dan uji Manova. Wilcoxon's Signed Ranks Test digunakan untuk menguji perbedaan parsial antara variabel kinerja bank sebelum dan sesudah go gublic, sedangkan uji Manova untuk menguji secara serentak perbedaan antara keseluruhan variabel kinerja bank sebelum dan sesudah go public. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan suatu kesimpulan bahwa "meskipun ada beberapa raslo CAMEL yang berbeda untuk tahun-tahun sebelum dan sesudah go public, namun perbedaan tersebut sifatnya hanya temporer dan tidak konsisten." Hanya CAR yang menunjukkan hasil yang berbeda secara signifikan untuk tiga kali periode pengujian dari empat kali pengujian yang dilakukan. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kinerja bank untuk tahun-tahun sebelum dan sesudah go public. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan Wijaya (1997). Dengan kata lain, hasil penjualan saham baru pada saat IPO tidak berpengaruh positif terhadap perbaikan kinerja bank yang bersangkutan setelah listing.
Go Public is an event in which a firm sells stocks or bonds to public in the capital market. By Initial Public Offerings (IPOs) go public firm will receive fund or cash which can be used in its operation. IPOs is expected to make a better performance of firm IPOs. Numerous studies examining of firm IPOs in Jakarta Stock Exchange (JSX) document a positive impact on performance of the firm, but the others show inconsistent result. This research investigates any significant differences in bank's performance between before and after go public or listing. Bank's performance is measured based on CAMEL rating. It's used commonly to identify changes in bank condition. In this research bank's performance is evaluated based on five aspects. They are: (1) Capital adequacy, (2) Asset quality, (3) Management, (4) Earnings, and (5) Liquidity.
In order to achieve purpose of this research, an empirical study is done with samples of 22 banks. Purposive sampling is got from 25 banking emiten. Historical data is got from annual financial report of banks which ending date in December 31.The result of this research is expected to answer of question "Does bank's performance after go public make better than before?" Two statistics tools are used in this research. Wilcoxon Signed Rank Test is used to test the difference between bank's performance before and after listing. It investigates partial variable of bank's performance, and Manova is used to test the overall difference between bank's performance before and after listing.
The empirical result shows that although some of financial CAMEL ratios show significant differences, but the differences is only temporary and inconsistent. Only CAR ratio shows significant difference statistically between before and after listing for tree time period test. The result of this research concludes that bank's performance doesn't change although it has become public firms. This finding consistence with its before by Wijaya (1997). In other word, fund from selling shares in IPOs do not make better bank's performance than before.
Kata Kunci : Go Public, Kinerja bank, Analisis CAMEL, Laporan keuangan bank (LKB).