Laporkan Masalah

Reaksi Pasar Akibat Pengumuman Laba oleh Perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa Efek Jakarta Pasca Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak Tahun 2005

Paryono, Yudho, Prof. Dr. Slamet Sugiri, M.B.A., Ak.

2007 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai perbedaan reaksi pasar terhadap pengumuman laba oleh perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta pada dua kondisi ekonomi yaitu pada periode sebelum dan sesudah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak tahun 2005. Reaksi pasar ini diindikasikan dengan adanya abnormal return disekitar hari pengumuman laba. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Dengan metode purposive sampling dan kriteria yang telah ditetapkan diperoleh 37 perusahaan manufaktur sebagai sampel, dengan periode pengamatan selama empat tahun tehitung sejak tahun 2003-2006.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan reaksi pasar (abnormal return) yang signifikan terhadap pengumuman laba oleh perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta antara periode sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM tahun 2005, yang ditunjukkan dengan indikator RRTN (rata-rata return tidak normal) dan ARRTN (akumulasi rata-rata return tidak normal). Kata kunci: Pengumuman Laba, Abnormal Return, Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Tahun 2005.

This research objective is to gain empirical evident about market reaction difference toward earnings announcement by manufacture companies in Jakarta Stock Exchange based on two conditions which is the period before and after the price boost of Oil Fuel in 2005. This market reaction is indicated with abnormal return around the earnings announcement day. Population on this research is manufacture companies that registered in Jakarta Stock Exchange (JSE). Using purposive sampling method and specific criteria, 37 companies is included as a sample, based on observation period as four year since 2003-2006. Research result shows that there is a significant market reaction difference toward earnings announcement by manufacture companies in Jakarta Stock Exchange based on the period before and after the price boost of Oil Fuel in 2005, which shown by AAR indicator (average abnormal return) and CAAR (cumulative average abnormal return). Keywords: Earnings Announcement, Abnormal Return, Price Boost of Oil Fuel in 2005.

Kata Kunci : Reaksi Pasar; Pengumuman Laba; Kenaikan Harga BBM; Bursa Saham; Pasar Modal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.