Evaluasi Penyusunan Rencana Kerja Anggaran Kementrian/ Lembaga (Studi pada Diektorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral)
PARULIAN, TOBIA (Adv.: Rusdi Akbar, Dr., M.Sc., CMA), Rusdi Akbar, Dr., M.Sc., CMA
Tata kelola kepemerintahan yang baik (good governance) dalam hubungannya dengan pengelolaan keuangan negara harus didukung melalui sistem akuntabilitas kinerja yang bertanggung jawab dan kritis terhadap kepentingan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami evaluasi rencana kerja anggaran/lembaga (RKAKL) dengan menggunakan pendekatan model logika (logic model) di salah unit Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yaitu Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.
Metode penelitian dan alat analisis yang digunakan adalah model performance blueprint yang merupakan model logika (logic model) dengan menggunakan pendekatan analisis empat kuadran Friedman untuk menunjukkan kesesuaian hubungan yang logis antara indikator kinerja sasaran dengan indikator kinerja kegiatan yang mendukungnya.
Secara umum hasil analisis performance blueprint dengan pendekatan analisis empat kuadran friedman, bahwa rencana kerja anggaran yang optimal belum tercapai, meskipun telah didukung dengan adanya kebijakan-kebijakan yang terkait indikator kinerja dalam mencapai visi misinya namun belum menggambarkan hubungan yang logis.
Good governance in relation to the state financial management must be supported through the responsibility of performance accountability system and critical of societys interests. This research aims to understand the evaluation of ministry work plan and budget using the logic model approach in any unit of the Ministry of energy and Mineral resources of the Directorate General of oil and Gas.
Research methods and analysis tool used is models performance blueprint which is a model of logic (logic model) using four quadrants of Friedmans analysis approach to the logical relationship of conformity shows of performance indicators performance indicators with targets activities that support it.
In general can be explained that the results of analysis performance blueprint by using four quadrants analysis approach friedman explained that the work plan budget is not reached, although it has been optimally supported by the existence of policies related to performance indicators to achieve the vision of its mission but have yet to describe a logical relationship.
Kata Kunci : good governance, logic models, Tata kelola kepemerintahan yang baik, four quadrant analysis, performance indicators, performance blueprint, ministry work plan and budget, Indikator Kinerja, rencana kerja anggaran kementerian/lembaga.