Laporkan Masalah

Perbandingan Persepsi dan Sikap Wajib Pajak yang Dilayani oleh KPP Modern dengan Wajib Pajak yang dilayani oleh KPP Nonmodern: studi pada wajib pajak badan yang dilayani oleh KPP yang berlokasi di wilayah provinsi sulawesi selatan

Panggalo, Engelbertus, Ahmad Amin, S.E., M.Sc., Ak.

2008 | Skripsi | S1 Accounting

Dua tujuan utama reformasi asministrasi perpajakan adalah untuk memperoleh kepercayaan masyarakat terhadap sistem administrasi perpajakan dan untuk mencapai tingkat kepatuhan wajib pajak yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan persepsi dan sikap wajib pajak yang dilayani KPP modern dengan wajib pajak yang dilayani oleh KPP nonmodern, untuk pada akhirnya memeriksa apakah KPP modern telah berkontribusi signifikan terhadap tujuan DJP. Penelitian ini menggunakan 72 sampel yang dipilih secara acak di Provinsi Sulawesi Selatan. Data primer dikumpulkan dengan kuosioner yang mengukur 4 variabel yang dimiliki wajib pajak: persepsi terhadap administrasi perpajakan, sikap terhadap kewajiban pelaporan pajak, sikap terhadap kewajiban pembayaran pajak, dan sikap terhadap kewajiban pembukuan. Data dianalisis dengan independent sample t-test atau Mann-Whitney test, tergantung kesesuaian data dengan uji prasyarat parametrik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi dan sikap wajib pajak yang dilayani oleh KPP Modern lebih baik dari persepsi dan sikap wajib pajak yang dilayani KPP nonmodern. Keyword: sikap wajib pajak, persepsi wajib pajak, KPP modern, KPP nonmodern

Two main objectives of tax administration reform are to gain trust from society towards tax administration system and to achieve high level of taxpayers' voluntary compliance. The aim of this research is to compare perception and attitude of tax payers that served by modern tax offices with taxpayers that served by conventional tax offices, to finally examine whether or not the existence of modern tax office has given significant contribution towards Directorate General of Taxes' goal. This research uses 72 samples selected randomly in Province of South Sulawesi. Primary data are collected by questionnaire that measure 4 variable possessed by taxpayers: perception towards tax administration, attitude towards tax reporting liabilities, attitude towards tax payment liabilities, and attitude towards bookkeeping liabilities. The data are analyzed with one of independent sample: t-test or Mann-Whitney test, depending on the fitness of the data with parametric prerequisite test. The result of this research shows that the perception and attitude of taxpayers that served by modern tax offices is better than perception and taxpayers that served by conventional taxpayers. Keyword: taxpayers' attitude, taxpayers' perception, modern tax office, conventional tax office

Kata Kunci : Sikap Wajib Pajak; Perpajakan; KPP Modern; KPP Nonmodern; Wajib Pajak Badan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.