Analisis Capital Budgeting Investasi Mesin Tahun 2012 Pada Perusahaan AMDK QANNAT
PANDITIAN, PETRUS (adv.: Harimurti Subanar, Drs., M.M.), Harimurti Subanar, Drs., M.M.
Industri AMDK mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Data dari Asosiasi Produsen Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) menunjukkan angka yang mengejutkan. Jika penjualan AMDK pada 2001 mencapai 5,4 miliar liter, setahun kemudian naik 31,5% menjadi 7,1 miliar liter. Lalu, pada 2003 meningkat 14,1% mencapai 8,1 miliar liter. Aspadin menargetkan penjualan AMDK tahun 2006 tumbuh 10% menjadi 12 miliar liter
Penelitian dilakukan melalui studi kasus pada Perusahaan AMDK Qannat yang berlokasi di Jl. Kaliurang Km. 24 Hargobinangun Pakem Yogyakarta. Analisis kelayakan pembelian mesin baru pada Perusahaan AMDK Qannat dilakukan berdasarkan indikator-indikator Capital Budgeting seperti Payback Period, Discounted Payback Period, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) ,Profitability Index (PI) dan Sensitivity Analysis
Rencana investasi pembelian mesin AMDK berdasarkan 3 pilihan mesin AMDK dengan brand yang berbeda, secara finansial hanya 1 mesin yang layak untuk dijadikan investasi mesin tahun 2012 pada Perusahaan AMDK Qannat, Mesin tersebut adalah Victoria-RO 64.000 litre. Mesin ini dipilih karena hasil perhitungan indikator-indikator kelayakan investasi secara financial menunjukan hasil yang menguntungkan. NPV dengan discount rate sebesar 16% berharga positif sebesar Rp. 3.062.790,00. IRR yang dihasilkan sebesar 16,63% yang lebih besar dari discount rate sebesar 16%, Perhitungan PI sebesar 1,029 yang mana lebih besar dari 1 sehingga investasi mesin ini memberikan keuntungan yang baik. Payback Period dicapai dalam waktu 1 tahun 1,86 kuartal, sedangkan dengan metode Discounted Payback Period dicapai dalam waktu 4 tahun 0,99 kuartal. Kedua metode memberikan hasil bahwa investasi mesin brand Victoria-RO 64.000 litre akan kembali dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun. Dari hasil analisis sensitivitas, variabel-variabel penting pembentuk NPV yaitu volume penjualan, harga jual per unit, biaya variabel, biaya tetap dan discount rate menunjukan hasil yang baik dan dan layak untuk dijadikan investasi mesin tahun 2012 bagi Perusahaan AMDK Qannat.
Bottled drinking water industry has grown from year to year. Data from the Association of Drinking Water Packaging Indonesia (ASPADIN) shows a staggering rate. If the sale of bottled drinking water in 2001 reached 5.4 billion liters, a year later rose 31.5% to 7.1 billion liters. Then, in 2003 increased 14.1% to reach 8.1 billion liters. ASPADIN targeting sales of bottled drinking water in 2006 grew 10% to 12 billion liters
The study was conducted through a case study on AMDK Qannat Company located on Jl. Kaliurang Km. 24 Hargobinangun Pakem Yogyakarta. Analysis of the feasibility of purchasing a new machine on bottled drinking water Qannat company done based on Capital Budgeting indicators such as the Payback Period, Discounted Payback Period, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI) and Sensitivity Analysis.
Investment plan on machine purchase based with a choice of 3 different brands, is financially feasible only one machine to made a machine investment in 2012 in the AMDK Qannat Company, these machines are Victorian-RO 64 000 liter. This machine was chosen because the calculation of these indicators in financial feasibility of investments showed a favorable outcome. NPV with discount rate of 16% positive value of Rp. 3,062,790.00. The resulting IRR of 16.63% greater than the discount rate by 16%, PI Calculation of 1.029 which is greater than 1 so that the investment provides a good profit. Payback Period achieved within a 1.86-year quarter, while with the Discounted Payback Period method achieved 0.99 in 4-year quarter. Both methods give results that machinery investment brand-RO 64 000 liter Victoria will be back in less than 5 years. From the results of sensitivity analysis, important variables forming the NPV of sales volume, selling price per unit, variable costs, fixed costs and the discount rate and showed good results and deserve to be investing machine in 2012 for AMDK Qannat Company.
Kata Kunci : ASPADIN, Capital Budgeting, Payback Period, Discounted Payback Period, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), Sensitivity Analysis, Victoria RO 64 000-liter,