Pengaruh Pendekatan Psikologis Pemberdayaan Terhadap Karakteristik Kepemimpinan Berorientasi Perubahaan
Palupi, Diah Fitri (Adv: Gugup Kismono., Drs, MBA.), Gugup Kismono., Drs, MBA.
2001 | Skripsi | S1 Extention - Management
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh adanya pemberdayaan terhadap karakteristik kepemimpinan dari pemimpin yang diberdayakan tersebut. Melalui pendekatan psikologis pemberdayaan diyakini akan menanamkan empat kesadaran pada pelakunya yaitu meaning, self-determination, competence serta impact. Hal ini lalu dikaitkan dengan pengaruh pemberdayaan terhadap karakteristik kepemimpinan yang berorientasi perubahan. Sehingga diharapkan dengan pemberdayaan akan meningkatkan keinovatifan, memperkuat pengaruh terhadap atasan, meningkatkan kemampuan mengisnspirasi bawahan serta mengurangi tindakan memonitor.
Sampel diambil menggunakan non probability sampling (purposive sampling method). Populasi meliputi atasan yang melakukan tugas pengawasan setingkat Kepala Sub Seksi (Kasubsi) di Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan. Sedangkan sampel yang diambil sebanyak 35 Kasubsi yang mengalami pemberdayaan dan 105 bawahannya yang mempersepsikan karakteristik kepemimpinannya.
Penelitian ini memberikan hasil uji regresi sederhana yang mendukung hipotesis. Pemberdayaan menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keinovatifan dengan angka koefisien regresi + 0,656 dan nilai signifikansi 0,000. Pengaruh pemberdayaan terhadap pengaruh ke atasan menghasilkan koefisien regresi + 0,461 dan nilai. signikansi 0,000, menunjukkan pengaruh yang opsitif dan signifikan. Sedangkan angka koefisien regresi pemberdayaan dengan menginspirasi bawahan menunjukkan pengaruh yang signifikan pula yaitu + 0,603 dan nilai signifikansi 0,000. Kemudian temyata pemberdayaan terhadap tindakan memonitor memberikan nilai koefisien regresi yang negatif yaitu -475 dengan signifikansi 0,000, yang berarti pengaruhnya akan mengurangi tindakan memonitor.
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pemberdayaan akan meningkatkan karakteristik kepemimpinan yang dihubungkan dengan keinovatifan, pengaruhnya terhadap atasan serta kemampuan menginspirasi bawahan. Tetapi dengan pemberdayaan akan mengurangi tindakan memonitor dari pemimpin. Diharapkan hasil ini dapat memberikan bukti pentingnya pemberdayaan bagi karyawan khususnya pimpinan di instansi pemerintah yang masih banyak menggunakan sistem kepemimpinan tradisional.
Kata Kunci : pendekatan psikologis, karakteristik kepemimpinan