Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi underpricing dalam penawaran perdana (IPO) di Bursa Efek Jakarta
Osiana, Anisa (Adv.: Prof. Dr. E. Tandelilin, MBA), Prof. Dr. E. Tandelilin, MBA
IPO merupakan problem yang menarik bagi beberapa peneliti, karena sebagian besar harga saham saat penawaran umum cenderung mengalami underpricing. Penelitian ini bertujuan untuk menguji beberapa faktor yang mempengaruhi underpricing di bursa efek jakarta. Faktor-faktor tersebut yaitu Reputasi auditor, Reputasi underwriter, Umur perusahaan, Ukuran perusahaan, Presentase saham yang ditahan oleh pemegang saham lama dan KLAS (kelompok perusahaan keuangan dan non keuangan). Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, yaitu sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang go publik mulai tahun 2000 sampai dengan tahun 2004 yang berjumlah 70 perusahaan, dengan kriteria sampel perusahaan yang mengalami underpricing pada periode tersebut, yaitu perusahaan yang harga penawaran saham pada saat IPO lebih rendah dibandingkan dengan harganya pada saat penutupan di pasar sekunder hari pertama. Untuk pengujian hipotesis, digunakan uji regresi linier berganda. Hasil dari penelitian terhadap perusahaan-perusahaan yang melakukan IPO dalam periode 2000 sampai dengan tahun 2004 diperoleh hasil bahwa faktor-faktor Reputasi auditor, Reputasi underwriter, Umur perusahaan, Presentase saham yang ditahan oleh pemegang saham lama dan KLAS (kelompok perusahaan keuangan dan non keuangan) tidak berhasil menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap tingkat underpricing. Sedangkan factor Ukuran perusahaan berhasil menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap tingkat underpricing. Berdasarkan hasil analisis regresi yang dilakukan diperoleh besarnya koefisien regresi untuk variabel ukuran perusahaan (X4) adalah b4= -0,295 dengan sig.= 0,001. Hasil ini sesuai dengan yang diharapkan, dimana semakin besar ukuran perusahaan maka semakin rendah tingkat underpricingnya. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Kim, Krinsky, dan Lee (1993) yang menunjukkan adanya hubungan negatif antara besaran perusahaan dengan tingkat underpricing.
Kata Kunci : IPO, Underpricing, Reputasi Auditor, Reputasi Underwriter.