Analisis Pengelolaan Modal Kerja dan Pengaruhnya terhadap Profitabilitas di BEJ
Oktasari, Rani, Dr. Ertambang Nahartyo, M.Sc., Ak.
2007 | Skripsi | S1 Extention - Accounting
Modal kerja adalah jumlah dari aktiva lancar yang digunakan oleh perusahaan untuk membelajai operasi perusahaan dalam memproduksi barang atau jasa untuk mendapatkan untung. Modal kerja selalu dalam keadaan operasi atau berputar selama perusahaan yang bersangkutan dalam keadaan usaha. Komponen dari modal kerja adalah asset yang likuid yang terdapat di dalam neraca. Komponen nya adalah kas, piutang, dan sediaan. Perusahaan memerlukan semua komponen ini untuk memproduksi barang-barang yang akan di jual untuk menghasilkan profit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat perputaran kas, perputaran piutang, perputaran sediaan, dan rasio lancar terhadap profitabilitas perusahaan. Pengambilan sampel pada penelitian ini berdasarkan purposive sampling pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ. Sampel yang digunakan sebanyak 90 perusahaan manufaktur. Analisis data dilakukan dengan menggunakan korelasi spearman. Hasil pengujian menunjukan adanya hubungan yang negative antara perputaran kas, perputaran sediaan, perputaran piutang dan rasio lancer terhadap profitabilitas.
Working capital is a total amount of current assetsin which the company invest its fund to produce goods/service to earn profit. Working capital always needed or to turn when company going concern. The component of the working capital is the most liquid asset in the balance sheet. The component are cash, account receivable, inventory and quick ratio. The company requires these component to produce goods to be sold to generate profit. The objective of this research is to discover correlation between the cash turnover, receivable turn over, inventory turn over and quick ratio to profitability. Interpretation sample for this research based purposive sampling of several manufactures at Jakarta stock exchange. Method used is literature study of 90 manufacture industry. the data are then processed through an SPSS (statistis product and service solution) computerized program of the analysis and tested throught spearman correlation. The result of this research shows that cash turnover, receivable turn over, inventory turnover and quick ratio have negative correlation to profitability.
Kata Kunci : Pengelolaan Modal Kerja; Profitabilitas; Manajemen Laba