Pengaruh Karakteristik Pengambilan Keputusan Konsumen Pada Keputusan Pembelian Produk Merek Label Pribadi
Nur Sulthan Hammurabby (Adv.: Teguh Budiarto,Drs.,M.I.M.), Teguh Budiarto,Drs.,M.I.M.
Keberadaan merk label pribadi semakin terasa seiring dengan bertambahnya toko ritel di Yogyakarta. Namun fakta menyatakan bahwa pangsa pasar merk label pribadi di Indonesia masih cukup rendah. Untuk meningkatkan pangsa pasar, pemasar merk label pribadi perlu untuk mengidentifikasi secara jelas apa yang memicu konsumen untuk membeli produk merk label pribadi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kesadaran harga, kesadaran kualitas, kesadaran merk, kesadaran nilai, dan penghindaran risiko pada keputusan pembelian produk merk label pribadi.
Diperoleh sebanyak 150 responden melalui metode purposive sampling dengan kriteria warga Yogyakarta dengan usia 17 tahun keatas yang pernah membeli produk merk label pribadi. Responden didata menggunakan instrumen kuesioner yang disebar menggunakan internet.
Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif pada kesadaran harga dan kesadaran nilai, dan pengaruh negatif pada kesadaran kualitas. Sedangkan kesadaran merk dan penghindaran risiko tidak memberikan pengaruh signifikan pada keputusan pembelian merk label pribadi. Hasil tersebut mengindikasikan sebaiknya peritel tetap mempertahankan harga yang murah pada produk label pribadi mereka dengan tetap mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk tersebut.
The presence of private label brand is increasing along with increasing retail stores in Yogyakarta. However, the market share of private label brands in Indonesia is still quite low. To increase market share, private label brand marketers need to clearly identify what triggers consumers purchase. The purpose of this study was to analyze the effect of price consciousness, quality consciousness, brand consciousness, value consciousness, and risk aversion on the consumers purchase decisions of private label brands.
150 respondents were obtained through purposive sampling with criteria Yogyakarta residents aged 17 years or older who have ever bought private label brand products. Respondents were recorded using a questionnaire that was distributed using the internet.
The results show that there is a positive influence on the price consciousness and value consciousness, and a negative influence on the quality of consciousness. Meanwhile brand awareness and risk aversion does not have a significant impact on the purchase decision of private label brands. These results indicate that retailers should maintain low prices on their private label products while still maintaining and improving the quality of the product.
Kata Kunci : Merk Label Pribadi, Merk Nasional, Perilaku Konsumen, Keputusan Pembelian Konsumen, Private label brands, National brands, Consumer Behaviour, Consumer purchase decision.