Laporkan Masalah

Kemampuan rasio keuangan dalam memprediksi peringkat obligasi perusahaan manufaktur: analisis diskriminasi dan regresi logistik

Nurhasanah (Adv.: Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.Sc), Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.Sc

2013 | Tesis | S2 Accounting

Pengguna laporan keuangan membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk menganalisa kondisi dan kineIja perusahan. Penelitian terdahulu menemukan bahwa rasio keuangan bermanfaat untuk memprediksi peringkat obligasi perusahaan. Tujuan studi ini adalah untuk menguji secara empiris apakah rasio keuangan mempunyai kemampuan dalam memprediksi rating obligasi perusahaan manufaktur di Indonesia.

Data yang digunakan adalah laporan keuangan perusahaan manufaktur tabun 2000-2002 yang diperoleh dari Bursa Efek Jakarta clan Bursa Efek Surabaya, sedangkan rating obligasi perusahaan diperoleh dari PEFINDO.

Peringkat obligasi adalah penting karena bermanfaat untuk memberikan signal probabilitas perusahaan yang bersangkutan default on the debt. Metode yang digunakan untuk memilih rasio yang signifikan adalah prosedur stepwise seclangkan untuk menguji hipotesis manfaat rasio keuangan dalam memprediksi rating obligasi perusahaan manufaktur digunakan discriminant analysis dan logistic regression.

Hasil uji statistik menunjukkan bahwa rasio keuangan yang digunakan dalam model bermanfaat untuk memprediksi peringkat obligasi perusahaan manufaktur. Selain itu penelitian ini juga menunjukkan bahwa perusahaan yang obligasinya dikategorikan non investment mempunyai rasio keuangan yangberbeda dengan perusahaan yang dikategorikan investment.

Financial statement users need financial information of companies to analyses their financial condition and performance. Previous studies find that financial ratios are useful to predict corporate bond ratings. The study focuses on the usefulness of financial ratios in predicting bond ratings. The objective of the study is to empirically examine whether financial statement based financial ratio have ability for predicting corporate bond ratings and which ratio are significant.

In this paper we analyse the ratings given in 2000-2002. Data financial statement in this study were manufacturing firms listed on the Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange whereas corporate bond data are from PEFINDO.

Bond ratings are important to users because they provide a signal about the corporation's probability to default on the debt. Because the objective of these analysis was to determine which variables are the most efficient in predicting bond ratings, a stepwise procedure was used While discriminant analysis and logistic regression were used in testing the ability financial ratio for predicting corporate bond ratings.

The results of logit regression and discriminant analysis show that the model can be utilized as predicting corporate bond ratings. Beside that, this study has investigated that there have been significant diffirences among the corporate financial ratios which has investment bonds and non investment bonds.

Kata Kunci : Rasio Keuangan, Prediksi Peringkat Obligasi Perusahaan, Stepwise, Analisis Diskriminan, Financial Ratios, Predicting Corporate Bond Ratings, Stepwise, Discriminant Analysis, and Logistic Regression.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.