Pola perilaku konsumsi rokok sebelum dan selama puasa studi: mahasiswa MEP UGM
NUR FIKRIYAH, Dr. Akhmad Makhfatih, MA
Rokok menjadi barang yang tak lagi aneh atau asing dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Penggemarnya beragam, mulai dari anak-anak usia dini, remaja usia sekolah, mahasiswa, sampai para pria dewasa. Pemandangan orang merokok lengkap dengan kepulan asapnya sering dijumpai hampir ditiap tempat dan suasana. Banyaknya peraturan larangan merokok di area kampus ternyata tidak mempengaruhi mahasiswa untuk merokok di lingkungan ini.
Dari latar belakang ini, peneliti merasa tertarik untuk mengetahui bagaimana perilaku merokok mahasiswa saat puasa? Apakah puasa mampu mengekang laju konsumsi rokok seseorang? dan apakah puasa dapat digunakan sebagai hukum yang lebih dapat diterima perokok untuk mau menurunkan atau bahkan menghentikan konsumsi rokoknya? Penelitian ini menggunakan sampel mahasiswa MEP UGM Yogyakarta seluruh angkatan. Waktu penelitian adalah sebelum dan selama puasa dengan metode penelitian berupa uji beda dua rata-rata. Hasil yang didapat adalah bahwa perilaku konsumsi rokok mahasiswa berbeda signifikan di kedua waktu, dan puasa juga mampu merubah pola merokok mereka, bahkan puasa ternyata mampu menurunkan konsumsi seta biaya rokok mahasiswa.
Cigarrete is a common thing in our society. Consumer of cigarrete comes from various level in the society, start from children, student, until adult. In Indonesia, smoking become a common activity that is accepted, so that it is an interesting topic to be discussed from religion point of view.
Since smoking is a daily activity, the question comes up are, does fasting time affect the intensity of smoking? How does the consumption pattern of smoking in fasting time? Is fasting time a powerful tool for smokers in reducing cigarrete consumption? The purpose of this paper is to see how powerful fasting time for smokers in reducing cigarrete consumption. The object of this paper is student in MEP Yogyakarta program. The period of research is divided into two period, that is time before fasting month and time in fasting month. The method in this research is paired sample hypotesis in parametric test. The result from this research is, fasting time is a powerful device for smokers in reducing their cigarrete consumption. This is an interesting result since smokers reduce their cigarette consumption voluntarily in fasting time. It shows that religion effect their consumption pattern.
Kata Kunci : puasa, merokok, paired sample test, MEP UGM Yogyakarta, konsums, fasting time, smoking, Consumtion