Pengaruh penerapan self assessment system terhadap penerimaan pajak penghasilan (studi kasus wajib pajak orang pribadi pada kategori industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta jasa transportasi, pergudangan, dan komunikasi di KPP Pratama Magelang)
Nurassaadah, Alifiyah, Drs. Herman Legowo, M.Si.,Ak
Pajak merupakan sumber penerimaan utama negara yang berfungsi untuk membiayai pengeluaran negara baik pengeluaran rutin maupun pengeluaran pembangunan, selain itu juga berfungsi untuk mengatur pembangunan dan penyelenggaraan negara. Untuk mengoptimalkan penerimaan pajak, maka pemerintah sejak tahun 1984 menerapkan sistem pembayaran dan pelaporan pajak yaitu self assessment system. Namun, sejak diterapkannya sistem ini, penerimaan pajak ternyata belum juga optimal, karena masih banyak Wajib Pajak yang tidak patuh. Kondisi ini juga dialami pada penerimaan PPh Orang Pribadi pada kategori Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Jasa Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi di Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui penerapan self assessment system yang dicerminkan oleh jumlah Wajib Pajak yang terdaftar dan SPT yang dilaporkan terhadap penerimaan PPh, menganalisis variabel yang mempunyai pengaruh paling besar terhadap penerimaan PPh, mengetahui pelaksanaan UU No 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan yang berkaitan dengan self assessment system.
Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji variabel independen yaitu wajib pajak yang terdaftar (X1) dan SPT yang dilaporkan (X2) terhadap variabel dependennya yaitu penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi pada kategori Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Jasa Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi (Y) dalam kurun waktu tahun 2005 sampai dengan tahun 2007. Berdasarkan uji F dari hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kedua variabel yaitu variabel X1 dan X2 secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Selanjutnya berdasarkan uji t dari hasil analisis regresi berganda secara parsial, variabel yang paling dominan yang mempengaruhi penerimaan PPh adalah SPT yang dilaporkan (X2). Dalam penelitian ini, penerapan konsep self assessment system belum terlihat efektif. Hal ini dikarenakan oleh masih rendahnya tingkat kepatuhan Wajib Pajak yang dibuktikan dengan jumlah penerimaan SPT yang tidak seimbang dengan jumlah Wajib Pajak yang terdaftar. Selain itu juga disebabkan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap sistem perpajakan.
One main source of state revenue develops from tax. The tax includes function of financing state expense, either for routine or development, and managing the development and governmental organization. To optimize tax revenue leads, the government in 1984 applying tax reporting and payment system, that is Self Assessment System. But since considered in the beginning of Self Assessment System with less optimum tax revenue because still many tax payer are not obedient. This conditions also takes place in the revenue of Personal Income (PPh OP) at Magelang based Processing Industry, Wholesale and Retail, and also Transportation Service, Warehousing, and Communications Categorize. This research purpose to: understand application of self assessment system that reflection by amount of comprise to the registered Tax Obligation and the reported Letter of Notice to income tax revenue,analyzing variable that have biggest affect to income tax revenue, understand realization UU No 28 Year 2008 about self assessment system.
This research using regression analysis to testing independent variables comprise to the registered Tax Obligation (X1) and the reported Letter of Notice (X2) to dependent variable the revenue of Personal Income Tax bases Processing Industry, Wholesale and Retail, and also Transportation Service, Warehousing, and Communications Categorize (Y) from year 2005 up to year 2007. Based to result of F test from regression analysis show that the independent variables X1 and X2 significantly affect variables Y. And then based to result of t test from regression analysis, the dominant variable to affect the revenue is Income Tax emanates from the reported Letter of Notice (X2). In this research, application of self assessment system not yet effective looks like. That because still lower mount compliance from comprise to the registered Tax Obligation that is proved by amount revenue of reported Letter of Notice with amount comprise to the registered Tax Obligation. Besides that also because still lower understanding society to taxation system.
Kata Kunci : Penerimaan Pajak, Wajib Pajak, dan Self Assessment System