Hubungan antara economic value added (EVA) dengan market value added (MVA) (studi empiris pada 100 perusahaan yang memiliki MVA terbesar pada tahun 2006
NUR AM., AGUS SAIFULLAH , Drs. M. Irfan Nursasmito, M.Si.,Ak
Kinerja sebuah perusahaan lebih banyak diukur berdasarkan rasio-rasio keuangan selama satu periode tertentu. Pengukuran berdasarkan rasio keuangan ini sangatlah bergantung pada metode atau perlakuan akuntansi yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan perusahaan.
Diperlukannya suatu alat ukur kinerja yang menunjukkan prestasi manajemen sebenarnya dengan tujuan untuk mendorong aktivitas atau strategi yang menambah nilai ekonomis (value added activities) dan menghapuskan aktivitas yang merusak nilai (non-value added activities). Economic Value Added (EVA) sangat relevan dalam hal ini karena EVA dapat mengukur kinerja (prestasi) manajemen berdasarkan besar kecilnya nilai tambah yang diciptakan selama periode tertentu
Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan antara EVA dengan MVA. Oleh karena itu rasio keuangan juga harus mempertimbangkan nilai EVA dalam suatu perusahaan
The company's performance is mostly measured by analysis based on the financial ratio for a specific period. This type of measurement is highly dependent upon the accounting methods used in preparing the financial statement.
The unreliable accounting measure needs an improved performance measure that will recognize and encourage management actions and strategies to increase the overall value of the company and ultimately topunish any activity that reduce value. The introduction of Economic Value Added (EVA) has been very relevant recently because based on its definition, EVA measures the amount of value added created by specific action or strategy taken in a company.
The result of data analys show that Economic Value Added (EVA) and Market Value Added (MVA) have a relation. So that's why financial ratio such as EVA is more important in a company.
Kata Kunci : Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), pengukuran kinerja perusahaan