Laporkan Masalah

Kinerja keuangan dan harga saham setelah pemecahan saham

Nugroho, Hendrato Setiabudi (Adv.: Prof. Dr. Marwan Asri, MBA), Prof. Dr. Marwan Asri, MBA

2013 | Tesis | S2 Management

Pemecahan saham secara teoritis tidak memiliki nilai ekonomis. Namun banyaknya peristiwa pemecahan saham di pasar modal, memberikan indikasi bahwa pemecahan saham merupakan salalh satu alat yang cukup penting dalam praktek pasar modal.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan secara empiris adanya peningkatan kinerja keuangan. perbedaan peningkatan kinerja keuangan dan perbedaan kemahalan harga saham dalam peristiwa pemecahan saham di Bursa efek Jakarta pada masa krisis perekonomian di Indonesia. Dengan menguji data dari 60 perusahaan yang melakukan kebijakan pemecahan saham pada masa tersebut, juga data 75 perusahaan yang tidak melakukan kebijakan pemecahan saham sebagai control group¬nya. Metode statistik yang digunakan adalah uji beda dua kelompok t-test.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari peningkatan kinerja keuangan sebelum maupun sesudah pemecahan saham tidak mendukung teori signaling. Sementara dari tingkat kemahalan harga saham juga tidak mendukung teori trading range.



In the teoritically stock splits have no economic value. But there are a lot of number stock splits in market, give the indication that stock splits is one of important instrument in stock market practice.

This research aims to empirical evidence in financial performance increasing, a different of financial performance increasing and a different of stock price expensiveness in stock splits event in Jakarta Stock Exchange on Indonesian economic crisis period. In the test of 60 corporate datas that have stock splits in that period, also 75 corporate datas that have not stock splits as a control group. The statistic metode used is t-test different of mean.

The result of this research indicates that increasing of financial performance before and after stock splits ate not support the signaling theory. While from expensiveness level of stock price is not support the trading range theory

Kata Kunci : stock splits, signaling theory, tranding signaling theory, pemecahan saham, teori signaling, teori tranding range


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.