Laporkan Masalah

Analisis Stabilitas Beta Terhadap Tipe Pasar Bullish Dan Bearish: Studi Empiris Bursa Efek Indonesia

NUGRAHA, RIZALDI YUDHISTIRA (Adv.: Sumiyana, Dr., M.Si., Akt.), Sumiyana, Dr., M.Si., Akt.

2012 | Skripsi | S1 Accounting

Dalam membuat keputusan finansial, beta memainkan peranan yang sangat penting. Pada kondisi pasar yang selalu berubah-ubah saat ini, investor kecil sampai manajer investasi harus memahami bahwa beta yang stabil merupakan salah satu informasi untuk membuat keputusan investasi yang efisien. Penelitian ini dilakukan untuk menguji stabilitas beta saham-saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama lima tahun untuk periode 2007 sampai 2011.Data return saham bulanan dari 26 saham yang dipilih sebagai sampel akan diuji stabilitas betanya pada kondisi pasar yang berbeda. Dalam penelitian ini digunakan tiga model untuk mengukur stabilitas beta, yaitu dengan menggunakan waktu sebagai variabel, menggunakan dummy variables, dan menggunakan model Chow test.

Hasil penelitian yang didapat dari menggunakan tiga model tersebut beragam dan berbeda-beda. Pada pengujian dengan model yang pertama yaitu dengan menggunakan waktu sebagai variabel, terdapat 23 saham yang betanya stabil. Dengan menggunakan model yang kedua, yaitu dummy variables, terdapat 23 saham yang menunjukkan beta stabil pada tahap I dan 22 saham menunjukkan beta stabil pada tahap II. Pengujian dengan model Chow test juga terdapat 20 saham yang betanya stabil. Sedangkan, dari 26 saham yang diuji, hanya terdapat tiga saham yang menunjukkan ketidakstabilan beta terhadap kondisi pasar setelah diuji dengan ketiga model tersebut.

For the purpose of financial decision making, beta has played a very significant role. In the present changing market condition, people from small investors to investment managers have to understand the stability of beta as one of informations to make an efficient investment decisions. This study examined the stability of beta for Indonesia Stock Exchange for five years period from 2007 to 2011. The monthly return data of 26 selected stocks are considered in examining the stability of beta in different market phases. The stability of beta is tested using three models i.e. using time as a variable, using dummy variables and using the Chow test.

The results obtained from three models are mixed and different. In case of the first model, using time as a variable, there are 23 stocks reported stability of beta. In case of the second model of testing the beta stability, using dummy variable, there are 23 stocks reported stability of beta in phase I and 22 stocks reported stability of beta in phase II. In the third model, the Chow test model, there are 20 stocks reported stability of beta. However over 26 stocks tested, there are only three stocks which all the three

Kata Kunci : Stabilitas Beta, Bursa Efek Indonesia, Stability of Beta, Bullish and Bearish, Return, Indonesia Stock Exchange


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.