Studi empiris perbandingan kekuatan relatif jalur-jalur transmisi kebijakan moneter di Indonesia periode: 1990.1-2008.2
NOVRIANA, WIRZA AYU , Dr. Bagus Santoso, M.Soc,Sc
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kekuatan relatif jalur-jalur transmisi kebijakan moneter di Indonesia. Terdapat empat jalur transmisi yang menjadi fokus penelitian, yaitu jalur suku bunga, jalur nilai tukar, jalur harga aset dan jalur kredit. Dalam memodelkan keempat jalur transmisi tersebut, penelitian ini menggunakan model Vector Autoregressions (VAR) Kekuatan relatif dari masing-masing jalur transmisi diukur dengan menggunakan shut down method berdasarkan Tang (2006) Shut down method bekerja dengan cara membandingkan kondisi dasar pada saat seluruh jalur transmisi dalam keadaan bekerja (baseline impulse response function) dengan kondisi pada saat terdapat salah satu jalur transmisi yang dinonaktifkan (restricted impulse response function) Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jalur suku bunga dan jalur nilai tukar merupakan jalur transmisi yang berperan paling penting dalam mekanisme transmisi kebijakan moneter di Indonesia.
The purpose of this research is to investigate the relative importance of monetary transmission channels in Indonesia. Using Vector Autoregressions model, four monetary transmission channels are analyzed namely interest rate channel, exchange rate channel, asset price channel and credit channel. The relative importance of each channel is measured using the shutdown method based on Tang (2006) by comparing the baseline impulse response function with the restricted impulse response function where a particular channel is being switched off. The result shows that interest rate channel and exchange rate channel play the most important role in monetary transmission mechanism in Indonesia.
Kata Kunci : Mekanisme transmisi kebijakan moneter, Jalur transmisi kebijakan moneter, Kekuatan relatif, Indonesia.