Laporkan Masalah

Pengaruh Program-Program Anti Kemiskinan terhadap Perilaku Investasi Sumber Daya Manusia pada Rumah tangga di Indonesia

NOVAT PUGO SAMBODO (Pembimbing: Elan Satriawan, Dr., M.Ec.), Elan Satriawan, Dr., M.Ec.

2010 | Skripsi | S1 Economics

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak tambahan yang diakibatkan oleh program-program anti kemiskinan yang dilakukan pemerintah Indonesia khususnya untuk pengeluaran rumah tangga untuk investasi sumber daya manusia. Program pemerintah yang dimaksud adalah program pada kurun waktu 2000-2007 khusus untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), Beras untuk Rumah Tangga Miskin (RASKIN) dan Asuransi Kesehatan Keluarga Miskin (ASKESKIN) dengan menggunakan data survei IFLS 3 dan IFLS 4. Metode regresi yang digunakan adalah Ordinary Least Square dan Fixed Effect. Hasil yang didapat adalah bahwa BLT tidak berpengaruh signifikan terhadap perbedaan pengeluaran rumah tangga. Sedangkan RASKIN dan ASKESKIN berkorelasi positif pada perubahan total pengeluaran rumah tangga. Program BLT memiliki pengaruh positif pada dua perubahan proporsi pengeluaran rumah tangga untuk protein dan rokok namun justru negatif untuk perubahan proporsi pengeluaran untuk pendidikan. Hasil lainnya menunjukkan RASKIN tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perubahan pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan. Program RASKIN justru meningkatkan perubahan proporsi pengeluaran untuk bahan makan protein untuk rumah tangga perkotaan. ASKESKIN yang diberikan kepada keluarga miskin ternyata juga memiliki pengaruh positif pada perubahan proporsi pengeluaran untuk bahan makanan protein dan rokok.

The aim of this study is to evaluate the additional impact caused by anti-poverty programs by the Indonesian government, especially for household expenditures devoted to human resource investment. Governments programs in this study is a program in the period 2000-2007 such as Bantuan Langsung Tunai (BLT), Beras untuk Rumah Tangga Miskin (RASKIN) and Asuransi Kesehatan Keluarga Miskin (ASKESKIN) using survey data IFLS 3 and IFLS 4. Regression method was used is Ordinary Least Square and Fixed Effect. The result obtained is that BLT does not significantly influence in change in total household expenditure. While ASKESKIN and RASKIN positively correlated to the change in total household expenditure. BLT program has a positive effect on the change in the proportion of household expenditure for protein and a cigarette but it is negative correlation for the change in the proportion of expenditure on education. Other results showed RASKIN has no significant effect on changes in household expenditure on education. RASKIN actually increase the proportion of expenditure for changes of expenditure on protein meals for urban households. ASKESKIN has also proved a positive influence on changes in the proportion of expenditure for protein food and cigarettes.

Kata Kunci : Human Capital Investment, Anti Poverty Programs, IFLS , Investasi Sumber Daya Manusia, Program Anti Kemiskinan,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.