Laporkan Masalah

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT UPAH DI PULAU JAWA, 2004

Normasari, Hilda, Drs. Adnan Hadjam, MA

2008 | Skripsi | S1 Economics

Perbedaan dalam faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat upah dalam beberapa sektor di beberapa daerah di Indonesia telah menarik perhatian beberapa penulis untuk menganalisis lebih dalam. Penelitian ini mencoba untuk menjelaskan dan menganalisis fenomena diskriminasi gender dalam penentuan tingkat upah di Pulau Jawa pada 2004. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, pengalaman, jenis kelamin dan jumlah anggota rumah tangga terhadap penentuan tingkat upah di Pulau Jawa pada 2004.

Penelitian ini menggunakan model yang diajukan oleh Mincer dan Polachek (1974) yang dikombinasikan dengan model penelitian Mincer (1974) dan Jones (2001). Model terdiri atas lima variabel yaitu, tingkat pendidikan, pengalaman, jenis kelamin dan jumlah anggota rumah tangga sebagai variabel independen, sedangkan tingkat upah sebagai variabel dependen. Untuk menganalisis digunakan model ekonometri double log.

Lokasi penelitian adalah Pulau Jawa yang meliputi seluruh sektor. Lokasinya meliputi Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Banten. Metode pengambilan sampel adalah random sampling dan jumlah responden 1200 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif signifikan antara tingkat pendidikan dan pengalaman terhadap tingkat upah, sedangkan jumlah anggota rumah tangga memiliki hubungan yang negatif signifikan. Hasil tes variabel jenis kelamin menunjukkan bahwa pekerja pria menerima upah yang lebih tinggi dari pekerja wanita dengan. Kami menyimpulkan bahwa pekerja dengan pendidikan yang lebih tinggi dan pengalaman kerja yang lebih lama akan menerima upah yang lebih tinggi, bahwa pekerja dengan jumlah anggota lebih banyak akan menerima upah yang lebih rendah dan bahwa dalam penentuan upah di Pulau Jawa terjadi diskriminasi gender.

The difference among factors affecting wage level in several sectors in Indonesia has been an interest for many scholars. This study tried to describe and analyse the phenomena of gender discrimination in wage determination. The aim of this research is to analyse the effects of education level, work experience, gender and members of family to wage level in Java during 2004. This research examined the model proposed by Mincer and Polachek (1974) combined with research model proposed by Mincer (1974) and Jones (2001). The model consists of five variables ie level of education, work experience, gender, and members of family as the independent variable, and wage level as the dependent variable. Double log econometric model was used to test the hypotheses.

The setting of the research was Java in all sector. The location involved DKI Jakarta, West Java, Middle Java, DI Yogyakarta, East Java and Banten. Our sampling method was random sampling and 1200 respondents were interviewed. The result showed a significant positive correlation between level of education and work experience to level of wage, while members of family have a significant negative effect. From gender test, we found that male workers received significant higher wage than female workers. We conclude that workers with higher education and longer work experience received more wage, that workers with more family member received less wage, and that there was gender discrimination in wage determination.

Kata Kunci : tingkat upah, tingkat pendidikan pengalaman, gender


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.