Pengaruh Keahlian Pemakai terhadap Hubungan antara Partisipasi Pemakai dengan Kepuasan Pemakai dalam Pengembangan Sistem Informasi Suatu Pendekatan Kontinjensi dengan Laboratorium Eksperimen
Ni Putu Sri Harta Mimba (Adv: Dr. Nur Indriantoro, M.Sc ), Dr.Nur Indriantoro, M.Sc
2000 | Tesis | S2 Accounting
Partisipasi pemakai telah dipertimbangkan sebagai suatu kunci untuk mendapatkan kepuasan pemakai dalam pengembangan suatu sistem informasi. Bagaimanapun, manfaat dari partisipasi pemakai pada pemyataan ini, tidaklah didukung secara konsisten dalam literatur empiris. Akhir-akhir ini, ada konsensus yang terus berkembang, bahwa hasil-hasil yang kontradiktif tersebut mungkin disebabkan oleh hubungan yang lebih bersifat kontinjensi, daripada hubungan yang bersifat langsung antara partisipasi pemakai dengan kepuasan pemakai. Dengan demikian, hasil dari partisipasi tergantung pada berbagai variabel kontekstual. Hasil yang baur bisa dihasilkan bila menghubungkan partisipasi dengan kepuasan pemakai tanpa memperhitungkan berbagai variabel kontekstual tersebut, seperti yang biasanya dilakukan dalam penelitian mengenai partisipasi pemakai.Keahlian pemakai dipertimbangkan sebagai salah satu faktor penentu yang memoderasi hasil dari partisipasi tersebut. Penelitian ini menguraikan mengenai pengaruh kontinjensi dari keahlian pemakai dan melaporkan hasil dari laboratorium eksperimen.
Laboratorium eksperimen ini menggunakan 96 mahasiswa sebagai partisipan. Hasil dari analisis menyarankan bahwa pemakai yang merasa dirinya mempunyai keahlian fungsional bila dibandingkan yang lain, tidak mungkin merasakan kepuasan pemakai yang tinggi kecuali mereka menggunakan pengaruh yang besar pada desain sistem tersebut. Tetapi sebaliknya, pemakai yang merasa dirinya tidak memiliki keahlian fungsional yang terkait dengan sistem, kemungkinan akan merasakan kepuasan tanpa memperhatikan apakah mereka memiliki pengaruh atau tidak pada desain sistem tersebut.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa keahlian pemakai merupakan kriteria yang berguna untuk menyeleksi partisipan yang akan dilibatkan dalam tim pendesain sistem dan untuk menentukan kondisi yang tepat dari pengaruh partisipasi pada desain sistem
User participation is considered the key to user satisfaction in information systems development. However, the merits of user participation on this claim, have not been consistently substantiated in the empirical literature. Recently, there is a growing consensus that the contradictory evidence may be due to a contingent, rather than a direct relationship between user participation and user satisfaction. Accordingly, the outcome of participation depends upon various contextual variables. Confounding results can be provided when relating participation to user satisfaction without accounting for various contextual variables, as normally done in user participation studies. Users expertise is believed to be a particularly important contingent determinant to moderate the participation outcome. This study derives the contingent effect of user expertise and reports the results of a controlled laboratory experiment. This laboratory experiment uses 96 students as participant. The result of the analysis suggest that users who perceive themselves as functional experts, relative to others, are unlikely to feel high user satisfaction unless they exerted a substantive influence on its design. But on the contrary, users who perceive themselves as functional non expert relative to others are likely to have high user satisfaction regardless of the extent of their influence on its design. This finding suggest that user expertise as a useful criterion for selecting participants to serve on design teams and for determining the appropriate extent of a participant user's influence on system design.
Kata Kunci : partisipasi pemakai,kepuasan pemakai,partisipasi pemakai, kepuasan pemakai, tim pendesain ,pengembangan sistem