Analisis Tingkat Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus Pada PT Radio K-Lite Bandung)
Niniek Endang Surtini (adv. Gudono., Dr., MBA.), Gudono., Dr., MBA.
Konsep Balanced Scorecard menjabarkan bagaimana menterjemahkan visi, misi dan tujuan strategis yang dimiliki PT. K. Lite, menjadi tindakan nyata melalui serangkaian pengukuran yang dikelompokkan ke dalam 4 (empat) perspektif yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta belajar dan tumbuh. Visi dan Misi dikupas untuk dijadikan sejumlah tolok ukur keberhasilan melalui proses
penjabaran citra, ciri citra, indikator keberhasilan sampai diperoleh tolok ukurnya dengan bantuan metodologi Penjabaran Visi yang dikembangkan Jann Hidajat dan Sudarso Kaderiwiryono (1996). Tujuannya adalah untuk memberikan pertimbangan manajemen bahwa kinerja PT. K. Lite tidak hanya dapat dilihat dari kinerja keuangan tetapi juga dapat dilihat dari ukuran-ukuran lainnya (kinerja non keuangan).
Dari hasil pengukuran kinerja yan dilakukan pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa secara keseluruhan kinerja PT. K. Lite relatif hampir tercapai. Rincian rata-rta kinerja pada masing-masing perspektifflya adalah sebagai berikut ini :
1. Pencapaian tolok ukur perspektif keuangan, relatif telah mendekati dari target yang
telah ditetapkan;
2. Pencapaian tolok ukur perspektif pelanggan, relatif telah mendekati dari target yang
telah ditetapkan;
3. Pencapaian tolok ukur perspektif bisnis internal, relatif telah mendekati dari target
yang telah ditetapkan; dan
4. Pencapaian tolok ukur perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, relatif masih jauh
dari target telah ditetapkan.
Kata Kunci : balanced scorecard, PT Radio K-Lite Bandung, kinerja perusahaan