Laporkan Masalah

Pengaruh Praktik Menejemen Stratejik Terhadap Intensitas Kewirausahaan Perusahaan

NIDYA JUDHI ASTRINI (Pembimbing: Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D), Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D

2010 | Skripsi | S1 Management



Studi ini meneliti pengaruh praktik manajemen stratejik untuk intensitas kewirausahaan perusahaan dalam industri batik di Indonesia yang saat ini banyak mendapat tekanan baik di pasar domestik dan luar negeri. Praktik manajemen stratejik yang dipilih dalam penelitian ini adalah pemindaian lingkungan, fleksibilitas perencanaan, lokus perencanaan, kontrol stratejik, horizon perencanaan, dan kontrol keuangan. Literatur menunjukkan bahwa empat variabel pertama memiliki dampak positif terhadap intensitas kewirausahaan perusahaan dan dua terakhir memiliki pengaruh negatif terhadap intensitas kewirausahaan perusahaan.

Penelitian pertama mengembangkan model penelitian yang menghubungkan konstruk scanning, fleksibilitas perencanaan, lokus perencanaan, kontrol stratejik, horizon perencanaan, kontrol keuangan, dan intensitas kewirausahaan perusahaan. Ini diikuti dengan mengembangkan suatu instrumen penelitian berdasarkan penelaahan teoritis, yang diuji-coba di tahap pembangunan instrumen selanjutnya. Sebuah survei lapangan dilakukan kepada 47 manajer dari berbagai perusahaan untuk mengumpulkan data. Validitas dan reliabilitasnya data diukur dengan Spearman Rho dan korelasi Pearson, sedangkan hipotesis diuji dengan menggunakan regresi berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas scanning lingkungan, fleksibilitas perencanaan, lokus perencanaan, dan kontrol stratejik berpengaruh terhadap intensitas kewirausahaan perusahaan. Dua variabel lainnya, horizon perencanaan dan kontrol keuangan, berhubungan negatif dengan intensitas kewirausahaan perusahaan, namun tidak signifikan secara statistik.

Penelitian ini menggunakan perusahaan ukuran menengah sebagai sampel, sedangkan lebih dari 70% dari anggota industri batik adalah perusahaan ukuran kecil. Jadi, penelitian masa mendatang akan perlu menyesuaikan instrumen penelitian sehingga dapat digunakan di perusahaan-perusahaan ukuran kecil dengan struktur organisasi datar atau tanpa struktur formal. Diperlukan pula multi-rater atau multi-methods untuk meningkatkan validitas data.



This study investigates the influence of strategic management pratices to the intensity of corporate entrepreneuship in batik industry in Indonesia which is currently under many pressure in both domestic and foreign market. The strategic management pratices choosen in this research are environmental scanning, planning flexibility, locus of planning, strategic control, planning horizon, and financial control. The literature suggests that the first four has positive impact on corporate entrepreneurship intensity and the last two has negative effect on corporate entrepreneurship intensity.

The study first develops a research model that links the constructs of scanning, planning flexibility, locus of planning, strategic control, planning horizon, financial control, and corporate entrepreneurship intensity. This is followed by developing a research instrument based on theoretical reviews, which is pilot-tested in a later stage of instrument development. A field-survey is then administered to 47 managers from different companies to gather the data. The validity and realiability of the data are measured by Spearmans Rho and Pearson Correlation, while the hypothesis are tested using multiple regression.

The results show that environmental scanning intensity, planning flexibility, locus of planning, and strategic control significantly impact the corporate entrepreneurship intensity. The two other variabels, planning horizon and financial control, are negatively related with corporate entrepreneurship intensity, but are not statistically significant.

This research uses medium size companies as the samples, while more than 70% of batik industrys member are small size companies. So, the future research will need to adjust the research instrument so it can be used in small size companies with flat organization structure or without any formal structure. There is also a need to use multi-rater or multi-method to improve the validity of the data.

Kata Kunci : corporate entrepreneurship intensity, environmental scanning, planning flexibility, locus of planning, planning horizon, strategic control, financial control, intensitas kewirausahaan perusahaan, intensitas scanning lingkungan, fleksibilitas perencanaan,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.