Reaksi pasar modal Indonesia terhadap merger bursa efek Jakarta (BEJ) dan bursa efek Surabaya (BES)
Natalia M., Elizabeth , Dr. Eko Suwardi, M.Sc.,Ak
Penelitian ini merupakan studi empiris yang bertujuan untuk menguji apakah merger Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya dapat mempengaruhi return dan likuiditas saham.
Penelitian ini menggunakan 37 perusahaan sebagai sampel dimana perusahaan-perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang terdaftar pada Indeks LQ 45 di periode February 2007 sampai Juli 2007 dan periode Agustus 2007 sampai Januari 2008. Pemilihan Indeks LQ 45 sebagai sampel dikarenakan indeks ini lebih dapat menjelaskan pergerakan harga saham dibandingkan IHSG. Periode waktu pengamatan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu periode estimasi selama 100 hari dan periode peristiwa selama 21 hari. Variabel penelitian ini adalah return saham, abnormal return, dan volume aktivitas perdagangan. Alat uji hipotesis yang digunakan adalah T-test ( paired sample for means ).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa merger Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan return dan likuiditas saham. Hal ini berarti bahwa peristiwa merger kedua bursa efek tidak mengandung informasi yang dapat mempengaruhi investor untuk melakukan transaksi.
This research is empirical study that have objective to find out whether the merger of Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange will affect return and stock liquidity.
This research uses 37 companies as samples; which listed in LQ 45 Index in February 2007 to July 2007 period and August 2007 to January 2008 period. The researcher chooses LQ 45 index as samples because it can better explain movement of stock price than IHSG. The period of time is devided into two periods, they are estimation period for 100 days, and event period for 21 days. The research variables are return, abnormal return, and trading volume activity (TVA). It uses T-test (paired sample for means) as tool to test the hypothesis.
The result shows that the merger of capital market does not have the influence to return and stock liquidity significantly. It means that the merger of Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange does not contain information which can influence the investor to do transactions.
Kata Kunci : Merger, pasar modal, return, Trading Volume Activity (TVA)