Pengaruh Tata Kelola Perusahaan dan Pengungkapan Sukarela Terhadap Manajemen Laba Akrual dan Real: Studi Empiris, BEI 2010
NASUTION, BELA HAQI (Adv.: Choirunnisa Arifa, S.E., M.Sc.), Choirunnisa Arifa, S.E., M.Sc.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara tata kelola perusahaan dan pengungkapan sukarela terhadap managemen laba akrual dan real. Penelitian ini menggunakan data empiris dengan sampel sebanyak 78 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Model yang digunakan untuk mendeteksi managemen laba akrual adalah model Jones Modifikasian, sedangkan model untuk managemen laba real menggunakan model yang dikembangkan oleh Rochowdhury. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda.
Variabel pengungkapan sukarela diukur dengan menggunakan indeks pengungkapan sukarela sedangkan tata kelola perusahaan diproksikan menjadi lima variabel, yaitu proporsi komisaris independen, keahlian keuangan komite audit, kualitas auditor eksternal, dan pemegang saham pengendali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh tata kelola perusahaan dan pengungkapan sukarela terhadap managemen laba akrual dan real. Variabel independen cenderung memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap managemen laba akrual ketimbang pada managemen laba real. Hal ini mengindikasikan bahwa kedua instrumen pengawasan ini relatif lebih efektif dalam pengawasan terhadap managemen laba akrual.
This study aims to determine the effect of corporate governance and voluntary disclosure against acrual and real earnings management. This study uses empirical data with sample of 78 companies listed on Indonesia Stock Exchange. Jones Modified model used to detect accrual earnings management, while real earnings management measured by the model that developed by Roychowdhury. This Study uses multiple regression analysis.
Voluntary disclosure variables measured using voluntary disclosure index. Corporate governance is divided into five variables: the proportion of independent commissioners, audit committee expertise, external auditor quality, and controlling shareholder.
The result show that independent variables tend to have stronger effect on accrual earnings managment rather than on real earning management. It indicates that both control instrument more effective in controlling accrual earning management.
Kata Kunci : Pengungkapan sukarela, tata kelola perusahaan, managemen laba akrual, dan managemen laba real, voluntary disclosure, corporate governance, accruals earning management, and real earnings management