Laporkan Masalah

REPUTASI PENJAMIN ENIISI, RETURN AWAL, RETURN 15 HARI SESUDAH IPO, DAN KINERJA PERUSAHAAN SATU TAHUN SESUDAH IPO DI BEJ

NASIRWAN (Adv.:Dr. Suwardjono, MSc.), Dr. Suwardjono, MSc.

2015 | Tesis | S2 Accounting

Penelitian ini mempunyai tiga tujuan. Pertama, penelitian ini menguji secara empiris ada atau tidaknya pengaruh reputasi penjamin emisi, reputasi auditor, persentase

saham penawaran, umur perusahaan, ukuran perusahaan, nilai penawaran saham, dan deviasi standar return pada return awal, return 15 hari sesudah IPO, dan kinerja perusahaan satu tahun sesudah IPO. Kedua, penelitian ini mengevaluasi mana yang lebih kuat pengaruh antara ukuran Johnson-Miller (JM) dan ukuran Carter-Manaster (CM) dalam memeringkat reputasi penjamin emisi dan reputasi auditor dalam konteks return awal, return 15 hari sesudah IPO, dan dalam konteks kinerja perusahaan satu tahun sesudah IPO. Ketiga, penelitian ini mengevaluasi konsistensi penelitian terdahulu.Hasil pengujian hipotesis 1 menunjukkan bahwa hanya koefisien ukuran reputasi penjamin emisi JM yang berasosiasi secara statistis signifikan dan positif dengan return awal. Hasil pengujian hipotesis 2 menunjukkan bahwa koefisien ukuran reputasi penjamin emisi JM dan ukuran reputasi penjamin emisi CM keduanya positif dan secara

statistis signifkan untuk return 15 hari sesudah IPO. Koefisien persentase penawaran saham dan nilai penawaran saham adalah negatif dan secara statistis signifikan untuk

return 15 hari sesudah IPO. Hasil pengujian hipotesis 3 menunjukkan bahwa hanya ukuran reputasi penjamin emisi CM secara statistis signifikan bila dihubungkan dengan

kinerja perusahaan satu tahun sesudah IPO. Jika sernua variabel independen dimasukkan kedalam model, ukuran CM tetap secara statistis signifikan dan nilai penawaran saham

secara statistis signifikan dan bertanda negatif dalam pempengaruhi kinerja perusahaan satu tahun sesudah IPO. Dari berbagai proksi pemeringkatan reputasi penjamin emisi

dalam ketiga hipotesis di atas, ukuran CM menunjukkan yang paling baik untuk mengkontrol reputasi penjamin emisi, terutama dalam konteks return 15 hari sesudah IPO dan kinerja satu tahun sesudah IPO. Perbedaan mean dan median returns antargrup rendah, sedang, dan tinggi untuk

reputasi penjamin emisi menunjukkan bahwa risiko investasi relatif lebih rendah untuk saham yang dikelola oleh penjamin emisi yang mempunyai reputasi lebih tinggi,

terutama pada return awal dan kinerja satu tahun sesudah IPO. Akan tetapi setelah dilakukan pengujian statistis atas perbedaan antargrup reputasi penjamin rendah, sedang,

dan tinggi, perbedaan tersebut secara statistis tidak signifikan. Perbandingan mean dan median returns antargrup untuk kinerja satu tahun sesudah IPO juga menunjukkan bahwa

kinerja perusahaan mengalami penurunan, penurunannya relatif kurang begitu tajam untuk saham perusahaan yang dikelola oleh penjamin emisi yang mempunyai reputasi

lebih tinggi.

The objectives of this study are threefold. First, this study empirically examines whether the underwriter reputation, auditor reputation, percentage in offering, company age, company size, offering value, and standard deviation of returns are associated with initial returns, 15 day returns after IPO, and company performance one year after IPO.Second, this study evaluates whether the ranking of underwriters' and auditors' reputation by measure of Johnson-Miller (JM) is different from those by the measure of Carter-Manaster (CM) in the context of initial returns, 15 day returns after IPO, and company performance one year after IPO. Finally, this study evaluates the consistency

between the findings of this study and those of previous studies. The empirical results show that underwriters' reputation ranked by Jivi is positively associated with initial returns at the day of offering. This is partly consistent with hypothesis 1. However, when returns were measured for 15 days after the IPO, both JM and CM measures result in statistically significant positive association between reputation and returns. The percentage of stock offering and the value of offering also provide statistically significant negative association with returns. For returns measured one year after IPO, underwriters' reputation ranked by CM is positively associated with one year performance. When all variables are included in the model, only reputation ranked under CM is statistically significant. The value of stock offering is also statistically significant with a negative sign. for company performance one year after IPO. From various proxies in ranking the reputation of emission guarantor in the three hypotheses above, CM measure shows the best result to control the reputation of underwriter, especially in the context of 15 day return after IPO and performance one year after 1130. Comparisons of mean and median returns among low, medium, and high groups

for underwriter reputation, show that investing in stock managed by underwriters who have higher reputation tends to pose less risk for investors, especially at initial return and one year performance after IPO. Statistical test on the difference among low, medium, and high guarantor group however does not show statistically significant differences. Comparison of mean and median returns for performance one year after IPO also shows

that when the performance of companies is declining, the decline is less severe for company stock managed by underwriter with high reputation

Kata Kunci : Return awal, return 15 hari sesudah IPO, kinerja satu tahun sesudah IPO, inforinasi nonakuntansi, reputasi penjamin emisi, dan reputasi auditor


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.