Laporkan Masalah

PENGARUH TINGKAT RELIGIUSITAS TERHADAP ETOS KERJA KARYAWAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DI YOGYAKARTA

NARNI WIDYAYANTI (adv. Dr. AGASTYA, MBA., MPM), Dr. AGASTYA, MBA., MPM

2001 | Skripsi | S1 Extention - Management

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara tingkat religiusitas terhadap etos kerja karyawan Lembaga Keuangan Syariah di Yogyakarta.

Populasi penelitian ini adalah karyawan Lembaga Keuangan Syariah

di

Yogyakarta dengan mengambil sampel karyawan di 4 lembaga yaitu Bank BNI Syariah yang mewakili bank syariah, BMT Al Ikhlas dan BMT Beringharjo yang mewakili BMT dan Takaful Yogyakarta yang mewakili Asuransi Syariah. Teknik pengambilan sampel yang dipakai adalah kombinasi antara metode purposive sampling yaitu sampel berdasarkan kriteria-kriteria tertentu sesuai dengan tujuan penelitian dan metode convinience sampling yaitu metode pemilihan sampel berdasarkan kemudahan untuk menjangkaunya.

Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat berupa kuesioner. Penyebaran kuesioner dilakukan selama kurang lebih I bulan,. Kuesioner dibagikan kepada 60 responden, namun hanya kembali sejumlah 46 responden dan satu dianggap gugur karena pengisiannya tidak lengkap. Sehingga untuk pengolahan data selanjutnya hanya digunakan 45 responden.

Validitas kuesioner diuji dengan rumus korelasi product moment dan

reliabilitas dengan rumus alpha Cronbach. Hasil pengujian validitas untuk religiusitas pada tingkat signifikansi 5 % terdapat satu butir yang gugur dan untuk etos kerja semua butir dinyatakan valid pada tingkat signifikansi 5%. Sedangkan untuk reliabilitas dinyatakan dalam koefisien alpha Cronbach sebesar 0,8673

untuk religiusitas dan koefisien alpha Cronbach sebesar 0,9231 untuk etos kerja. Hal ini menunjukkan bahwa kedua alat ukur ini reliabel.

Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Dari hasil penghitungan diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,668, hal ini berarti variabel iman, ihsan, Islam, ilmu dan amal berpengaruh sebesar 66,8% terhadap etos kerja dan sisanya 33,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji F menunjukkan bahwa dimensi religiusitas secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap etos kerja karyawan. Dari hasil uji t menunjukkan bahwa secara individual hanya dimensi ilmu yang berpengaruh secara signifikan terhadap etos kerja.

Dari hasil pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa dalam model tidak terdapat heterokedastisitas dan otokorelasi namun terdapat multikolinieritas. Hal ini dikarenakan kuatnya hubungan antara dimensi-dimensi religiusitas. Akibatnya pengaruh masing-masing dimensi tidak bisa ditentukan.

Kata Kunci : etos kerja karyawan, lembaga keuangan syariah, tingkat religiusitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.