Analisis Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi return portofolio: studi empiris di BEJ periode 1999 - 2002
Nafiah, Durrotun (Adv.: I Wayan Nuka Lantara, SE., M.Si), I Wayan Nuka Lantara, SE., M.Si
lnvestasi adaIah komitmen alas sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan di masa datang yang disebut dengan return (Tandelilin, 2001). Hal mendasar dalam proses keputusan investasi adalah pemahaman hubungan antara relurn yang diharapkan dan risiko suatu investasi. Hubungan risiko dan return yang diharapkan dari suatu investasi merupakan hubungan yang searah dan linear. Artinya, semakin besar risiko yang harus ditanggung akan semakin besar pula tingkat return yang diharapkan. Refleksi ekspektasi investor terhadap harga saham merefleksikan tingkat return yang diharapkan. Dalam hal ini, investor dihadapkan pada trade-off antara memaksimalkan ekspektasi return atau meminimalkan ketidakpastian return atau risiko (Sharpe dkk. 1995). Investor yang rasional tentunya memilih saham yang menawarkan return maksimal pada tingkat risiko tertentu atau memilih sekuritas yang menawarkan tingkat return tertentu dengan risiko yang minimal.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah beta mempunyai pengaruh positif terhadap return portofolio saham, size mempunyai pengaruh negatif terhadap return saham, dan hook-to-market ratio berpengaruh positif terhadap return saham serta menguji apakah faktor pasar (Mkt) mempunyai pengaruh positif terhadap return saham, perbedaan return antara portofolio dengan size kecil dan return portofolio size besar (8MB) berpengaruh positif terhadap return portofolio dengan size keeil, dan perbedaan return antara portofolio dengan book-to-market ratio tinggi dan return portofolio dengan book-to-market ratio rendah (HML) berpengaruh positif terhadap return portofolio.
Kata Kunci : investasi, investor, trade off, saham, market ratio, return saham, return portofolio